Hamas: Petinggi Israel Manfaatkan Tawanan Palestina demi Kepentingan Politik

0
321

Gaza,LiputanIslam.com– Penanggung Jawab Urusan Syuhada dan Tawanan Hamas, Zahir Jabbarin menyatakan bahwa faksi-faksi Resistansi akan selalu memberi dukungan kepada para tawanan Palestina,

“Hamas telah mengajukan sebuah koridor general terkait dokumen pertukaran tawanan. Namun Israel terus menunda-nunda. Tidak ada hal baru dalam berkas ini. Para petinggi Israel berupaya mendapatkan keuntungan untuk Pemilu dengan memanfaatkan tawanan dan rakyat Palestina. Mereka juga terus menunda-nunda soal para tawanan Israel di Jalur Gaza, selalu berkelit, dan mencoba-coba negosiasi,”tutur Jabbarin kepada al-Jazeera..

“Ada sebuah kesepakatan nasional terkait para tawanan. Kami tegaskan secara terbuka bahwa kami tak akan meninggalkan mereka sendirian. Pertempuran tidak akan terjadi hanya di dalam penjara saja. Bangsa kamiakan tegak ibarat bendungan yang tak bisa ditembus di hadapan tindakan represif penjajah terhadap para tawanan di penjara.”

Sayap militer Hamas, Izzuddin al-Qassam pada Juli 2014 mengumumkan penawanan serdadu Israel bernama Oron Shaul dalam Perang 51 Hari. Pada Agustus 2015, Rezim Zionis mengabarkan bahwa kontak dengan serdadu bernama Hadar Goldin telah terputus di Rafah, selatan Gaza.

Avraham Mengistu adalah serdadu Zionis lain yang hilang saat melintasi pagar keamanan di utara Gaza pada Juli 2015. Di awal 2016, Israel juga memberitakan hilangnya serdadu bernama Hisham al-Sayed di perbatasan Gaza.

Hingga kini, Brigade al-Qassam enggan memberikan informasi apa pun tentang 4 tawanan Israel ini kepada Tel Aviv. (af/fars)

DISKUSI: