Hamas: Israel Bertanggungjawab atas Dampak Wabah Corona di Gaza

0
442

Keluarga Palestina menunggu pertolongan medis di dalam ambulans di Beit Lahia, Jalur Gaza, 5 Mei 2019. (Photo by AFP)

Gaza, LiputanIslam.com—Gerakan resistensi Palestina, Hamas, menuding rezim Israel bertanggungjawab penuh  atas dampak apapun dari wabah COVID-19 di Jalur Gaza.

“Israel, yang telah memberlakukan blokade di Gaza selama 13 tahun, memikul tanggung jawab atas dampak dari penyebaran virus corona di Jalur Gaza,” demikian kata juru bicara Hamas, Hazem Qasem, dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis (2/4), seperti dikutip oleh Pusat Informasi Palestina.

Angka resmi dari Kementerian Kesehatan Palestina menunjukkan bahwa pada terhitung hari Kamis, sudah ada 160 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dan satu orang meninggal dunia. Sekitar belasan yang terinfeksi berada di Jalur Gaza dan sisanya di Tapi Barat.

Menurut Hamas, Tel Aviv bersalah karena terus mengepung Jalur Gaza selama pandemi saat ini. Hamas dan gerakan perlawanan lainnya di Gaza berjanji melanjutkan perjuangan mereka untuk mendobrak blokade yang berperikemanusiaan itu.

Mayoritas penduduk Gaza tinggal di kamp-kamp pengungsi yang padat, di mana social distancing hampir tidak mungkin dilakukan. Selain itu, suplai alat medis juga terbatas akibat blokade tersebut. (ra/presstv)

DISKUSI: