Gaza,LiputanIslam.com-Baru-baru ini media-media Israel melaporkan, sebuah usulan gencatan senjata jangka panjang di Gaza tengah dibahas. Setelahnya, sejumlah media Arab juga memberitakan bahwa kelompok-kelompok Palestina membahas topik ini di perundingan Mesir.

Pekan ini, harian al-Arabi al-Jadid mengutip dari sejumlah sumber di Mesir, bahwa proyek Deal of The Century, yang dipropagandakan pemerintahan Donald Trump, batal diimplementasikan. Sebagai gantinya, sebuah kesepakatan gencatan senjata jangka panjang dengan Rezim Zionis sedang digodok. Hamas diklaim menyambut baik gagasan ini.

Baca: Iran: Kami akan Buat Israel Sesali Semua Agresinya

Kantor berita Maan melaporkan, isu kesepakatan dengan Israel ini ditepis oleh seorang anggota senior Jihad Islam Palestina.

Khaled al-Batsh menegaskan, topik yang dibahas di Kairo adalah penghentian serangan terhadap warga Palestina, terutama yang mengikuti unjuk rasa damai al-Awdah (Kepulangan), urgensi persatuan nasional, mengakhiri perseteruan, dan mewujudkan aliansi nasional.

Laporan ini menyebutkan, Mesir telah mengizinkan delegasi Jihad Islam melawan ke sejumlah negara kawasan. Mereka diprediksi akan berkunjung ke Iran, Suriah, dan Lebanon.

Senada dengan Jihad Islam, Hamas pun membantah keras isu di atas. Hamas menyatakan, isu semacam ini bertujuan untuk mendiskreditkan kelompok perlawanan ini di mata rakyat Palestina.

Hamas menegaskan, pihaknya selalu bersikap terbuka dengan rakyat Palestina dalam masalah ini. Semua keputusan terkait hal ini hanya diambil dalam koridor kesepakatan nasional.

Selain itu, di pihak lain, seorang pejabat keamanan tinggi Israel menyatakan, dalam kondisi saat ini, satu-satunya solusi adalah serangan besar-besaran ke Jalur Gaza. (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*