Hamas: Aneksasi Tepi Barat Akan Menjadi ‘Deklarasi Perang’

0
36

Jalur Gaza, LiputanIslam.com—Gerakan resistensi Palestina, Hamas, menegaskan jika Israel melanjutkan rencana aneksasi sebagian wilayah Tepi Barat, langkah itu akan menjadi “deklarasi perang” kepada rakyat Palestina.

Dalam sebuah video yang dirilis pada hari Kamis (25/6), juru bicara Hamas, Abu Obeida, menyebut rencana Israel itu adalah rencana “kriminal” dan “pencurian terbesar tanah Palestina dalam beberapa dekade.”

Dia pun berjanji bahwa Hamas akan selalu menjaga tanah suci dan rakyat Palestina.

Obeida mengatakan organisasi itu tidak membuat banyak pernyataan, tetapi ingin menyatakan dengan jelas bahwa “perlawanan menganggap keputusan ini sebagai deklarasi perang terhadap rakyat Palestina.” Dia menambahkan bahwa Israel akan “menyesal dengan pahit” jika melanjutkan dengan aneksasi dan bahwa “pendudukan akan membayar harga yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Menurut Obeida, Hamas tidak mengeluarkan banyak pernyataan, namun hanya ingin menegaskan bahwa keputusan Isarel akan menjadi deklarasi perang terhadap rakyat Palestina. Ia menambahkan, Israel akan “menyesal” jika melanjutkan rencana aneksasi dan mereka “akan membayar harga yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Sebelumnya, pada hari Senin (22/6), seorang pejabat senior Hamas mengatakan rencana pencaplokan itu harus “dihadapi dengan perlawanan dalam segala bentuk”. Ia pun menyerukan persatuan dengan Pemerintah Palestina.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berambisi memulai proses aneksasi sebagian wilayah Tepi Barat yang ditempati lebih dari 420.000 pemukim Yahudi mulai 1 Juli mendatang.

PBB baru-baru ini mengecam keputusan tersebut, dengan menyebut rencana Netanyahu “melanggar hukum”. PBB juga menyatakan kekecewaan pada AS karena mendukung kebijakan tersebut. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS: