Guterres Ingin Senjata Hizbullah Dilucuti

0
91

NewYork,LiputanIslam.com-Sekjen PBB untuk kesekian kalinya menuntut agar senjata Hizbullah Lebanon dilucuti.

Dilansir dari harian Saudi, al-Hayat, Antonio Guterres mengklaim, keberadaan milisi bersenjata dan persenjataan di luar kontrol pemerintah Lebanon akan mengancam keamanan dan stabilitas negara tersebut.

“Kepemilikan Hizbullah atas senjata-senjata militer modern di luar kendali pemerintah, sangat mengkhawatirkan,”ujarnya.

Guterres berpendapat, senjata dan kekuasaan mesti berada di tangan pemerintah Lebanon. Hal ini, menurutnya, adalah masalah fundamental terkait kedaulatan dan kemerdekaan politik Lebanon.

Sekjen PBB juga memperingatkan tentang apa yang disebutnya sebagai “intervensi Hizbullah” di Suriah.

“Hal ini mengakibatkan terjerumusnya Lebanon dalam konflik regional, serta mengancam stabilitas internal dan regional,”klaim Guterres.

“Dalam rangka melaksanakan kesepakatan ‘Thaif’ dan resolusi 1559 di tahun 2014, saya kembali meminta Hizbullah dan semua pihak terkait untuk menjauhi aktivitas militer di dalam atau luar Lebanon.”

Al-Hayat di akhir laporannya menulis, sekjen PBB, melalui pesan secara tidak langsung kepada Iran, meminta dari negara-negara yang punya hubungan erat dengan Hizbullah, agar membujuk kelompok itu untuk menyerahkan senjata, sehingga mereka hanya melakukan kegiatan politik saja.

Guterres juga meminta pemerintah Lebanon mengambil tindakan yang diperlukan guna menjalankan semua pasal terkait kesepakatan Thaif serta resolusi 1559 dan 1689. Dua resolusi ini menyeru semua kelompok bersenjata di Lebanon untuk menyerahkan senjata mereka. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI: