Guardian: Kepemimpinan Trump Telah Berakhir

0
225

 (AP Photo/Alex Brandon)

Washington,LiputanIslam.com–Seorang pakar ekonomi AS, Robert Reich, menyatakan, ketika Donald Trump gagal mengatasi krisis-krisis AS, pada hakikatnya ia telah tersingkir dari jabatannya.

Hal ini disampaikan Reich dalam artikelnya di Guardian berjudul “Fire, Pestilence and a Contry at War with Itself: The Trump Presidency is Over.”Reich menyinggung cuitan Trump yang menyebut para pengunjuk rasa sebagai “perusuh” dan mengancam akan menembak mereka. Menurut Reich, ini adalah ungkapan rasis komandan polisi Miami yang menyulut kerusuhan di akhir dekade 60.

Ia menyatakan, Trump tidak sibuk mengurus negara. Tapi sibuk bermain golf, menonton televisi, dan mengunggah cuitan.

Reich juga membahas metode Trump dalam menangani krisis kesehatan di AS akibat Corona. Ia menulis, reaksi Trump dalam tiga bulan terakhir terhadap pandemi dan kematian ribuan orang menunjukkan ketidakpeduliannya.

“Trump mengklaim, Corona adalah muslihat Demokrat. Dia memaksa para pejabat kesehatan untuk bungkam. Sebab itu, para gubernur negara bagian terpaksa berjuang untuk menyediakan alat bantu pernafasan dan APD untuk tenaga medis. Para Gubernur juga mesti mengambil keputusan untuk meliburkan aktivitas ekonomi dan membukanya kembali,”tulis Reich.

Dia menuding Trump gemar mengumbar kebohongan dan ancaman di Twitter. Padahal dia tak punya wewenang untuk melaksanakan ancaman-ancaman tersebut. Seperti ancaman untuk menentang keputusan para gubenur terkait pembukaan kembali tempat ibadah dan ancaman untuk menghukum Twitter.

Di akhir artikelnya, Reich menyatakan, Trump bukan sekadar tidak memiliki karakteristik pemimpin, tapi juga tidak menjalankan tugasnya sebagai presiden sebuah negara yang tengah terguncang.

“Dia bukan lagi seorang presiden. Akan lebih baik jika kita segera berhenti memperlakukan dia sebagai kepala negara,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI: