Gencatan Senjata Yaman Diperpanjang 6 Bulan

0
230

Sanaa,LiputanIslam.com-Harian Lebanon, Al-Akhbar melaporkan bahwa Ansharullah berhasil mendapatkan tuntutan-tuntutannya dalam isu kemanusiaan dan memperoleh jaminan pelaksanaan dari Koalisi Saudi. Berdasarkan kesepakatan ini, gencatan senjata akan diperpanjang selama 6 bulan ke depan.

Delegasi dari Oman dalam lawatan keduanya ke Yaman telah bertemu Ketua Staf Umum Yaman. Dalam pertemuan itu, Sanaa menunjukkan peta pusat-pusat vital yang bisa ditargetkan Yaman kepada delegasi Oman. Ansharullah menegaskan jika bandara Sanaa tetap ditutup, bandara Riyadh pun tidak akan diperkenankan untuk beraktivitas.

Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik al-Houthi selaku tuan rumah juga mengingatkan delegasi Oman, bahwa segala bentuk upaya untuk mencabut larangan ekspor minyak dari selatan dan timur Yaman akan memperluas cakupan serangan Yaman. Ancaman dan peringatan inilah yang menghasilkan kesepakatan terbaru tersebut.

Sumber-sumber ini melaporkan bahwa sebuah delegasi Saudi yang dipimpin Dubes Saudi di Yaman, Mohammad Al Jaber telah mengunjungi Sanaa dan berunding langsung dengan Ansharullah untuk melaksanakan tuntutan-tuntutan terakhir terkait perpanjangan gencatan senjata. Riyadh disebut telah meminta penundaan lawatan Utusan PBB, Hans Grundberg ke Yaman supaya tidak mengganggu jalannya perundingan.

Salah satu tuntutan terpenting Sanaa adalah pembayaran gaji para pegawai Yaman. Menurut kutipan al-Akhbar dari sejumlah sumber, pembayaran gaji para pegawai Yaman ini akan dilakukan berdasarkan list tahun 2014. Sebuah pesawat swasta akan membawa gaji-gaji ini tiap bulan ke Sanaa. Selain itu, destinasi bandara Sanaa juga akan ditambah dan meliputi tujuan Mesir, Qatar, Yordania, dan Malaysia. Pembatasan impor ke pelabuhan al-Hudaydah juga akan dicabut. (af/alalam)

DISKUSI: