Gempa Turki dan Yunani Tewaskan 26 Orang, 800 Luka-Luka

0
75

Sebuah rumah runtuh di Provinsi Izmir, Turki, pada 30 Oktober 2020. (Photo by AFP)

Izmir, LiputanIslam.com–Gempa di Laut Aegean yang terasa di kota Izmir, Turki, dan dua pulau Yunani telah menewaskan setidaknya 26 orang dan melukai ratusan orang.

Gempa yang terjadi pada Jumat (30/10) sore itu berkekuatan 7,0 magnitude. Gempa itu juga menyebabkan “tsunami kecil” di mana air laut menerkam kota pantai Turki, Seferihisar, dan pulau Samos dan Chios di Yunani.

Upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa terus berlanjut di setidaknya 12 bangunan di Izmir yang hancur. Tim penyelamat berupaya menggali balok-balok beton dengan tangan kosong pada Sabtu pagi untuk mencari korban selamat.

Otoritas bencana Turki (Afad) menyebutkan bahwa jumlah korban yang terluka sejauh ini adalah sebanyak 709 orang. Menurut laporan lain, jumlah korban luka sekitar 800 orang. Sementara itu, jumlah korban tewas diperkirakan 26 orang, dengan satu korban tenggelam dalam serbuan gelombang air, dan dua orang meninggal di pulau Samos, Yunani. Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat mengingat pencarian masih berlanjut pada setidaknya 20 bangunan yang runtuh.

Setelah kejadian ini, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyatakan telah mengirim bantuan semaksimal mungkin untuk mencari dan menyelematkan para korban di seluruh kota. Pemerintah mengirimkan 38 ambulans, dua helikopter, dan 35 unit medis. Tim penyelamat yang dikerahkan mencapai 100 personel dari seluruh negeri.

Media Yunani juga melaporkan bahwa pulau Samos mengalami kerusakan, di mana dua remaja dalam perjalanan pulang dari sekolah meninggal setelah tertimpa tembok yang runtuh. Selain itu, 19 lainnya luka-luka.

Gempa bumi ini terjadi sekitar 17 kilometer (11 mil) dari provinsi Izmir dan delapan mil sebelah utara Pulau Samos dengan kedalaman yang relatif dangkal yaitu sekitar 16 kilometer. (ra/presstv)

 

DISKUSI: