Gaza Putus Listrik Akibat Israel Tutup Akses Bahan Bakar

0
94

Gaza, LiputanIslam.com—Hampir dua juta warga Palestina di Gaza menghadapi pemtusan listrik berjam-jam akibat perusahaan pembangkit listrik kehabisan bahan bakar.

Menurut laporan dari jurnalis Press TV, Ashraf Shannon, rezim Israel menutup satu-satunya perbatasan perdagangan dengan Gaza dan mencegah semua barang masuk termasuk bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Saat ini, pembangkit listrik Gaza bekerja dengan kapasitas minimum.

Dalam beberapa hari terakhir, pemadaman listrik berlangsung hingga 14 jam sehari di tengah musim panas.

Rezim Israel juga menolak pengiriman suku cadang yang sangat dibutuhkan untuk memelihara saluran listrik.

Krisis listrik ini telah berdampak pada semua aspek kehidupan warga di Jalur Gaza. Layanan vital seperti rumah sakit, penyediaan air, dan pengolahan limbah sangat terganggu, terutama di tengah pandemi virus Corona.

Sejumlah lembaga HAM pun telah memperingatkan dampak bencana dari pemadaman listrik ini. Para pengamat bahkan mendesaknya adanya intervensi internasional untuk menyelesaikan masalah ini demi mencegah bencana kemanusiaan di Jalur Gaza. Mereka berkata, agar krisis energi ini berakhir, blokade harus dicabut sepenuhnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI: