Gara-Gara Tudingan Senjata Biologis, AS Panggil Dubes China

0
168

Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS memanggil Dubes China untuk Washington pasca adanya tudingan dari jubir kemenlu China bahwa militer AS bertanggungjawab atas munculnya virus corona atau COVID-19.

“Beilau dipanggil terkait apa yang dinyatakan jubir kemenlu China tentang COVID-19,” demikian kata seorang pejabat kemenlu AS pada Jumat (13/3) kemarin.

Pada hari sebelumnya, jubir bernama Zhao Lijian itu menyebut laporan AS terkait wabah corona tidak transparan.

Ia juga menyatakan bahwa personel militer AS membawa virus itu ke Wuhan yang disebut-sebut sebagai tempat kelahiran pandemi global itu.

“Kapan pasien nol dimulai di AS? Berapa banyak orang yang terinfeksi? Apa nama rumah sakitnya? Mungkin Angkatan Bersenjata AS yang membawa epidemi ke Wuhan. Bersikaplah transparan! Ceritakan data Anda! AS berutang penjelasan kepada kami!” cecar Zhao di Twitter.

Kemenlu China mengungkap indikasi berupa fakta pandemi virus flu (influeanza) yang terjadi di AS sejak dua tahun lalu, di mana korban virus itu mencapai angka mengerikan, yaitu lebih dari 80.000 orang warga AS tewas dalam setahun.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat sampai sekarang masih tidak transparan dalam menyebut jenis flu yang sangat mematikan di AS itu. Di sisi lain, warga AS lalu lalang ke seluruh penjuru dunia, sehingga sangat mungkin, ada di antara warga AS itu yang bepergian ke luar negeri sambil membawa virus flu, dan virus itu berjenis Corona (COVID-19).

Isu yang berkembang di berbagai media China, atlet AS yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Dunia Militer di Wuhan tahun 2019 diduga telah membawa virus mematikan itu ke China. (ra/presstv)

DISKUSI: