Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Fasilitasi Perang Yaman Adalah Bukti Inkonsistensi AS Terhadap HAM

Published 18/09/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
inkonsistensi AS terhadap HAM

LiputanIslam.com—Sejak berdiri, Amerika Serika selalu berusaha mencitrakan dirinya sebagai penegak HAM baik dalam skala nasional atau pun global. Tetapi, sejak tiga tahun terakhir, anak-anak di Yaman telah merasakan agresi militer terburuk yang justru didukung serta difasilitasi oleh AS.

Panel pertama yang ditenggarai oleh Organisasi INSAN mengungkap berbagai pelanggaran HAM serta kejahatan perang yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi yang didukung oleh AS terhadap anak-anak di Yaman. Para panelis yang hadir dalam panel tersebut adalah Dr. Aiman Al-Mansur, Direktur INSAN; Eike Fimann, Deputi Inisiatif La Ruche, Jerman; Abdulsalam Aldhahebi, seorang aktivis HAM yang bekerjasama dengan INSAN; dan Randi Nord, seorang ahli Geopolitik. Panel yang dimoderatori oleh Hassan Fartousi,Ph.D ini pun membongkar segala pelanggaran yang dilakukan sang agresor atas Yaman.

Saat deklarasi kemerdekaan dilangsungkan, AS menyebutkan bahwa semua manusia dimana pun mereka, berhak untuk hidup, mendapatkan kebebasan, serta memperoleh kebahagiaan. Namun, keterlibatan AS terhadap perang Yaman telah menghapus hak-hak jutaan anak di Yaman. Mayoritas anak-anak tersebut tidak pernah melewatkan satu hari pun tanpa rasa takut atas serangan-serangan udara yang dilesatkan pasukan koalisi. Mereka hidup dengan masa depan yang tak jelas, serta dibayang-bayangi kematian karena penyakit dan wabah.

Berdasarkan data dari Legal Center for Rights and Developments, perang yang berlansung selama kurang tiga tahun itu telah menelan korban jiwa sebanyak 14 ribu jiwa. Dua ribu di antaranya adalah perempuan dan tiga ribu adalah anak-anak. Jumlah ini belum termasuk ribuan korban yang mengalami luka-luka. Anak-anak yang masih tersisa, hidup dalam bayang-bayang ketakutan secara mental dan dalam keadaan yatim-piatu.

Amerika serikat adalah kunci utama yang menyuplai berbagai senjata militer kepada para Agresor di Yaman, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Pada Mei, 2017 silam, Presiden AS, Donald Trump, bersama dengan Raja Arab Saudi telah menandatangani perjanjian jual-beli senjata senilai 110 milyar dolar AS. Senjata-senjata tersebut meliputi, rudal, sistem pertahanan, tank, dan lain sebagainya.

Center for International Policy melaporkan bahwa berbagai perusahaan AS seperti Raytheon, Lockheed Martin, Boeing, dan General Dynamics telah terlibat 80 % dari total perjanjian yang dibuat oleh kedua negara pada 2017.

Tidak hanya itu, Amerika Serikat juga menyediakan pengisian bahan bakar  jet tempur yang digunakan untuk menjatuhkan amunisi di Yaman.

Berbagai bukti yang ada semakin memperjelas keterlibatan AS terhadap kejahatan di Yaman. Keterlibatan yang terus menerus akan dilakukan tanpa harus peduli terhadap peraturan dan undang-undang yang berlaku.(fd/MPN)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account