Faksi-faksi Resistansi Palestina: Kabinet Netanyahu Mustahil Mampu Tundukkan Palestina

0
159

Gaza,LiputanIslam.com-Pada Selasa (27/12) lalu, faksi-faksi Resistansi menegaskan bahwa Kabinet baru Israel tidak akan mampu menghancurkan perlawanan bangsa Palestina.

“Apa yang tidak bisa diwujudkan para petinggi Rezim Penjajah sejak Perang al-Furqan, juga tidak akan bisa diwujudkan oleh para pemimpin radikalnya di Kabinet fasis ini,” kata Jubir Hamas, Abdullatif al-Qanu’.

Ia menambahkan bahwa Netanyahu dan Itamar Ben-Gvir akan terguling sama seperti PM Israel terdahulu, Ehud Olmert dan Menlu Tzipi Livni.

Al-Qanu’ menegaskan bahwa Perang al-Furqan (2008) telah menggagalkan tujuan-tujuan Rezim Zionis dan memupus mimpi-mimpinya untuk melenyapkan kubu Resistansi.

Anggota Kantor Informasi Komite-komite Perlawanan, Muhammad al-Barim mengatakan bahwa Perang al-Furqan adalah titik balik penting dalam sejarah konfrontasi dengan Israel, sebab dalam perang itu khayalan hancurnya Resistansi musnah dan tahap baru telah dimulai.

Menurutnya, pembentukan Kabinet baru dan radikal Israel harus menjadi awal untuk persatuan bangsa Palestina terkait program politik Perlawanan dan terbebasnya Palestina dari semua kesepakatan yang ditandatangani dengan Rezim Zionis.

Pada 27 Desember 2008, Israel menyerang Gaza dengan puluhan jet tempur dan membombardir puluhan basis pemerintahan dan keamanan milik Hamas. Dalam perang itu, sebanyak 1.436 orang, termasuk 410 anak, 104 wanita, dan 100 lansia gugur, sementara 5.400 lainnya terluka.

Dalam serangan balasan dengan rudal, faksi-faksi Resistansi Palestina sukses menewaskan 13 Zionis dan melukai 300 lainnya. (af/alalam)

DISKUSI: