Esper: Demi Menangi Pilpres, Trump Instruksikan Teror Soleimani

0
210

Washington,LiputanIslam.com-Teror atas Komandan Pasukan Quds IRGC terdahulu, Qassem Solemaini, dilatarbelakangi niat memenangkan Donald Trump dalam Pilpres AS 2020.

Hal ini dibeberkan mantan Menhan AS di masa Trump, Mark Esper dalam buku barunya. Iamenyatakan, ide teror terhadap Jenderal Qassem Soleimani adalah “ide buruk” yang dilaksanakan demi kepentingan kampanye Trump.

Guardian melaporkan, dalam buku berjudul “A Sacred Oath” itu Esper berkata bahwa Kepala Staf Gabungan Tentara AS, Mark Milley, dibuat terkejut oleh Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O’Brien, saat diberitahu bahwa Trump berniat membunuh seorang perwira militer senior Iran.

“Saya dan Milley tahu siapa orang yang dimaksud. Kami juga tahu problem yang diciptakannya di Kawasan. Namun kenapa sekarang? Memangnya apa peristiwa baru yang terjadi? Apakah ada ancaman dalam waktu dekat?”tulis Esper.

“Sulit dipercaya. Sebelumnya saya pernah melihat momen-momen seperti ini ketika para penasihat Gedung Putih memprovokasi Presiden saat bertemu dengannya, kemudian salah satu dari mereka menggulirkan salah satu ‘ide-ide hebatnya’ kepada Presiden. Namun yang ini adalah gagasan yang benar-benar buruk dengan konsekuensi amat besar. Bagaimana mungkin hal ini tidak dipahami orang-orang Gedung Putih?”

“Mustahil saya melakukan tindakan ini secara sepihak. Apalagi ini adalah tindakan yang penuh dengan konsekuensi hukum, diplomatik, politik, dan militer. Terlepas dari semua itu, hal ini bisa saja menyeret kita menuju perang versus Iran,”tandas Esper.

“A Sacred Oath” adalah buku tentang memori Esper semasa menjabat sebagai Menhan AS di era Trump. Buku ini akan dipublikasikan pada 10 Mei mendatang. Guardian mengaku telah memperoleh satu edisi dari buku tersebut. (af/fars)

DISKUSI: