Erdogan Berharap Azerbaijan Terus Agresif di Nagorno-Karabakh

0
136

Ankara, LiputanIslam.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan negaranya akan terus mendukung Azerbaijan dalam konflik dengan Armenia atas kawasan Nagorno-Karabakh. Sang presiden meminta Baku untuk terus bertindak agresif untuk menguasai kawasan.

Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya pada hari Jumat (2/10) di acara peresmian sebuah rumah sakit di provinsi Konya, Turki tengah.

“Negara saudara Azerbaijan telah memulai operasi besar untuk mempertahankan wilayahnya sendiri dan untuk membebaskan Karabakh yang diduduki,” katanya.

“Turki mendukung dan akan terus berdiri dengan Azerbaijan yang bersahabat dan bersaudara [dengan kami] dengan segala cara dan segenap hati kami,” lanjutnya.

Beberapa jam sebelum pidati tersebut, kekerasan meningkat di Nagorno-Karabakh dengan ibu kota wilayah itu, Stepanakert, menghadapi serangan artileri yang melukai banyak orang.

Konfrontasi militer yang intens antara Yerevan dan Baku pecah pada 27 September lalu. Kedua belah pihak bentrok atas wilayah yang secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi dihuni oleh etnis Armenia yang secara de facto telah merdeka dari Baku dengan dukungan dari Yerevan selama tiga dekade.

Sejak awal konflik, Ankara telah menyatakan dukungannya yang tak tergoyahkan untuk negara “saudara” Azerbaijan dan menawarkan bantuan militer dan diplomatik. Ankara juga juga menolak seruan untuk perdamaian dari Moskow, Washington, dan Paris, dengan menegaskan bahwa penarikan pasukan Armenia dari Nagorno-Karabakh adalah prasyarat untuk gencatan senjata.

Armenia telah berulang kali menuding militer Turki membantu tentara Azeri dan bahkan secara langsung terlibat dengan menembak jatuh pesawat militer Armenia. Tudingan itu dibantah oleh Ankara. (ra/rt)

 

DISKUSI: