Empat Mantan Presiden AS Disebut Dalangi Perang Destruktif Tapi Lolos dari Sanksi

0
180

Washington,LiputanIslam.com-Analis Lebanon, Sara, di laman Twitter-nya mengunggah foto Obama dan istrinya Michel Obama, Bill Clinton dan istrinya Hillary Clinton, George Bush Sr., dan George Bush Jr. bersama istrinya.

Dalam postingannya, Sara menulis bahwa para Presiden AS ini berperan dalam mengobarkan berbagai perang di dunia. “10 perang, jutaan orang tewas, satu hadiah Nobel, dan tanpa satu pun sanksi,” cuit Sara.

Obama pada 2009, atau setahun setelah ia menjabat sebagai Presiden AS, menerima penghargaan Nobel Perdamaian.

Postingan ini pun dikomentari oleh anggota Parlemen Eropa dari Republik Irlandia, Mick Wallace. Menurut Wallace, Barack Obama, Bill Clinton, dan George Bush Sr. serta Bush Jr. adalah para penjahat perang.

Selain mengomentari cuitan Sara, Wallace juga mengkritik sikap Uni Eropa. Wakil Republik Irlandia ini mengecam keras tunduknya Uni Eropa di hadapan instruksi-instruksi AS.

“Semua kawan-kawan di Uni Eropa dianggap bertanggung jawab. Namun tak satu pun dari para penjahat perang ini yang dimintai tanggung jawab. Sudah bertahun-tahun Uni Eropa bersimpuh takzim di hadapan imperium AS,” cuit Wallace.

“Sayangnya sekarang kita menerima instruksi dari mereka (AS), yang merugikan penduduk Eropa,” lanjutnya.

Sebelum ini, legislator Eropa vokal ini berulang kali mengecam sikap negara-negara Barat, terutama sanksi-sanksi AS dan Uni Eropa terhadap negara-negara lain di dunia, mulai dari Iran, Suriah, dan Venezuela.

Wallace juga sering kali mengkritik bantuan-bantuan alutsista yang diberikan Eropa kepada Ukraina atas tekanan dari AS, padahal negara-negara Eropa sendiri tengah berkutat dengan problem ekonomi berat. (af/alalam)

DISKUSI: