Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Empat Juta Anak di Inggris Terancam Alami Gizi Buruk

Published 12/05/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Britain,LiputanIslam.com—Laporan terbaru menunjukkan bahwa sejumlah 4 juta anak atau tiga dari 10 anak di Britain hidup dalam keadaan miskin. Angka ini diperkirakan akan mengalami peningkatan dalam skala jutaan dalam 10 tahun ke depan.

Sebuah laporan yang mengejutkan telah dirilis pada Kamis, (11/05), oleh Komunitas Peduli Terhadap Kesehatan Anak (RCPCH) dan Komunitas Aksi Kemiskinan Anak (CPAG).

Laporan yang didasarkan atas survei terhadap 250 dokter anak di Britain itu menyebutkan bahwa kemiskinan memiliki dampak “yang merusak” kesehatan anak-anak Inggris.

Dokumen tersebut memperingatkan, mengutip ucapan para dokter, bahwa orang tua yang miskin cenderung untuk menghemat susu dan makanan, serta membesarkan anak-anak mereka di rumah-rumah yang lembab.

Tiga dari lima dokter mengatakan bahwa ketidakamanan pangan serta ketidakmampuan orang-orang untuk membeli makanan yang cukup akan berdampak pada kesehatan anak.

“Saya melihat banyak pasien memiliki gizi yang buruk karena kemiskinan atau pendapatan yang rendah, dengan pertumbuhan di bawah perkiraan,” kata seorang dokter anak. Sementara dokter lainnya menambahkan,” Orang tua memilih untuk mencairkan susu, karena mereka tidak mampu membeli susu formula.”

“Kami melihat para orang tua seringkali membatasi jatah makan mereka hanya untuk merawat anak-anak mereka. Karena itu, anak-anak pun menjadi khawatir, takut, dan kesal,” catat salah satu dokter.

Para dokter menyatakan bahwa banyak orang tua yang menghilangkan jatah makan mereka sendiri, sementara beberapa lainnya bahkan tidak mampu membeli pakaian, sikat gigi, atau pasta gigi.

“Perumahan yang dingin, lembab, dan padat dapat menyebabkan penyakit pernafasan serta berbagai kondisi buruk lainnya,” ucap dokter tersebut.

Para dokter juga mengatakan bahwa kemiskinan juga berdampak pada kesehatan mental anak, karena “kekhawatiran, stres, dan rasa gelisah” dapat merampas sebagian kecil dari masa kanak-kanak mereka.

“Masa kecil yang seharusnya mereka habiskan untuk belajar dan bermain, justru terbuang karena kekhawatiran tersebut,” tambah mereka.

Berdasarkan atas berbagai laporan, antara 4 juta hingga 13 juta orang di Inggris hidup di bawah garis kemiskinan.

Tetapi, pemerintah Inggris justru berencana untuk mengurangi tunjangan kesejahteraan dan menerapkan reformasi perpajakan, yang mungkin akan menyebabkan lebih banyak anak terjerumus dalam kemiskinan mutlak dalam lima tahun ke depan.

Berdasarkan atas laporan yang dirilis oleh Institute for Fiscal Studies (IFS) pada Maret lalu, bahwa jumlah anak-anak yang hidup dalam kemiskinan kemungkinan akan meningkat menjadi sekitar 30 persen pada tahun 2022.

IFS memperkirakan jumlah anak-anak yang terperangkap dalam kemiskinan akan meningkat dari 900.000 menjadi 5,1 juta pada tahun 2022. (fd/Presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account