Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Dosen AS: Paman Sam di Ambang Perang Saudara

Published 07/06/2022 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington,LiputanIslam.com-Aksi kekerasan yang terjadi di kota Buffalo di Negara Bagian New York, yang dilakukan Payton Gendron beberapa waktu lalu, telah memicu kehebohan.

Kendati tewasnya warga AS akibat aksi penembakan sudah menjadi berita harian, namun esensi penembakan di Buffalo berbeda dengan aksi-aksi harian serupa dan tidak mirip dengan sejumlah penembakan yang terjadi baru-baru ini di AS.

Gendron (18 tahun) menyebut dirinya seorang fasis dan pendukung supremasi kulit putih. Demi melaksanakan misinya, ia sengaja mencari sebuah kota yang mayoritas penduduknya adalah warga kulit hitam. Menurut laporan, dari 13 korban yang dibunuh Gendron, 11 di antara mereka adalah warga kulit hitam.

Polisi AS menyatakan, Gendron mengemudi sejauh 320 km dari kediamannya ke kota Buffalo dan melakukan aksinya di sana.

Menurut Wali Kota Buffalo, tujuan Gendron dari perjalanannya adalah mencabut nyawa tiap orang kulit hitam sebisanya. Dia memiliki sebuah catatan pribadi setebal 180 halaman. Dalam catatan pribadi itu, ia meminta orang-orang kulit putih untuk bangkit melawan kaum kulit hitam dan kulit berwarna AS serta membunuh mereka.

Dosen sejarah di Universitas Washington DC, Donald Earl Collins, dalam tulisannya di al-Jazeera menyinggung insiden-insiden termutakhir di AS dan memperingatkan bahwa negara ini tengah mengarah ke sebuah perang saudara.

“AS saat ini sudah mendekati kondisi Perang Saudara yang pernah terjadi di tahun 1861, jauh lebih dekat dari apa yang ingin diakui oleh sebagian besar penduduk negara ini”, tulis Collins.

Menurut Collins, orang-orang seperti Gendron, Dylan Roof, Patrick Wood Crusius, dan Robert Bowers, yang akhir-akhir ini melakukan aksi penembakan rasis, secara terbuka meyakini mereka sudah terlibat dalam semacam perang saudara.

“Mereka ini, dan banyak orang lain, secara kolektif percaya percaya ‘Great Replacement’”, tulis Collins.

Orang-orang ini berusaha membunuh warga kulit hitam saat beribadah di gereja dan warga kulit berwarna saat berbelanja.

Melalui aksi kriminal ini, mereka berniat menyatakan bahwa kaum kulit putih telah terjun untuk memerangi perubahan sosial (dominasi kulit hitam dan kulit berwarna di AS). Bagi mereka, eksistensi kaum kulit putih, peradaban Barat, dan gaya hidup AS tengah berada dalam ancaman.

“Gendron, yang baru-baru ini melakukan aksi penembakan di Buffalo, telah secara tepat mendefinisikan dirinya sebagai fasis. Ia menganggap dirinya dan para sejawatnya dipersatukan oleh fasisme, sebab ini adalah satu-satunya ideologi politik yang menyatukan kaum kulit putih untuk menghadapi para calon pengganti mereka di masa mendatang,”tulis Collins. (af/fars)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account