Ditekan Mesir, PM Israel Putuskan Pembebasan Tawanan Palestina

0
94

Gaza,LiputanIslam.com-Beberapa waktu lalu, tahanan Palestina, Khalil Awawadah (40 tahun) telah mengakhiri aksi mogok makannya yang berlangsung selama 171 hari, menyusul keputusan Israel yang akhirnya terpaksa mengumumkan lama penahanan dan waktu pembebasannya.

Pusat Hukum Mahjat al-Quds mengumumkan bahwa sesuai kesepakatan antara Klub Tawanan Palestina dan pejabat Israel, penahanan tanpa pengadilan Awawadah akan berakhir pada 2 Oktober mendatang dan dia akan bebas saat itu.

Pakar urusan Arab Rezim Zionis, Yoni Ben-Menachem membocorkan bahwa keputusan untuk membebaskan tawanan Palestina yang mogok makan diambil oleh PM Israel, Yair Lapid dan Menteri Perang, Benny Gantz.

Ben-Menachem menukil dari sejumlah sumber politik dan berkata, ”Setelah biro intelijen Mesir berhasil menenangkan Jihad Islam untuk sementara demi mengatur kontak dengan Israel, perundingan rahasia dengan Mesir untuk pembebasan Khalil Awawadah pun dimulai.”

“Level politik di Israel telah memicu amarah Mesir, sebab Israel sudah menyatakan siap untuk membebaskan Awawadah dan Basam al-Saadi sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata,” imbuh Ben-Menachem.

Rai al-Youm melaporkan, Ben-Menachem berkata bahwa Direktur Intelijen Mesir, Abbas Kamel telah membatalkan kunjungannya ke Israel. PM Yair Lapid pun terpaksa mengutus Kepala Shin Bet, Ronen Bar ke Kairo sebagai upaya mengatasi krisis. (af/fars)

DISKUSI: