Ditekan Amerika, Spanyol Blokir Maskapai Iran

0
733

Barcelona, LiputanIslam.com–Pemerintah Spanyol baru-baru ini mencabut hak pendaratan maskapai Iran, Mahan Air, di tengah wabah corona. Keputusan ini tampaknya terpengaruh oleh tekanan Amerika Serikat.

Kantor berita La Vanguardia, dengan mengutip sumber-sumber dari otoritas penerbangan sipil Spanyol DGAC, melaporkan bahwa Mahan Air memang telah menghentikan layanan penerbangan ke Barcelona mulai 23 Maret.

Salam ini, dadwal penerbangan antara Barcelona dan Teheran telah berjalan dua kali seminggu. Namun, Mahan Air dipaksa menutup rute itu ketika pemerintah Spanyol tiba-tiba membatalkan lisensi maskapai tersebut.

Sumber dari DGAC menjelaskan bahwa pemblokiran itu tidak terkait dengan pandemi COVID-19. Menurut perusahaan asal Swiss yang mengumpulkan dan merilis informasi tentang bisnis maskapai penerbangan, ch-aviation, keputusan Spanyol itu dipengaruhi tekanan dari AS.

Pemerintah AS selama ini telah mengintensifkan sanksi terhadap Iran secara besar-besaran meskipun ditentang oleh Eropa dan negara-negara dunia lainnya. Namun, di saat yang sama Uni Eropa sendiri tampaknya terus tunduk di bawah paksaan AS.

Keputusan pemblokiran maskapai oleh Spanyol bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, Jerman, Prancis, dan Italia meminta Mahan Air berhenti terbang ke bandara mereka. Prancis memberlakukan pelarangan pada Maret 2019 dengan tudingan maskapai itu mengangkut peralatan dan personel militer ke Suriah dan zona perang Timur Tengah lainnya.

Negara-negara Eropa telah berada di bawah tekanan AS untuk menerapkan kembali sanksi terhadap Iran sejak Presiden Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir. (ra/presstv)

DISKUSI: