Direktur CIA Diam-Diam Kunjungi Palestina, Ada Apa?

0
121

Ramallah, LiputanIslam.com—Direktur CIA Gina Haspel dilaporkan melakukan kunjungan rahasia ke kota Ramallah, kawasan pendudukan Tepi Barat, Palestina, sehari setelah pengumuman Kesepakatan Arab Ini yang kontroversial.

Menurut laporan dari sejumlah media lokal Israel, Haspel berkunjung pada hari Kamis (30/1) kemarin dan bertemu “pejabat-pejabat senior Otoritas Palestina (PA),” yang baru-baru ini mengumumkan pemutusan hubungan keamanan dengan AS dan Israel.

Haspel tidak sempat bertemu dengan Ketua PA, Mahmoud Abbas. Namun, ia berhasil berbicara dengan Direktur Intelijen Majid Faraj dan menteri yang bertanggung jawab atas hubungan Palestina-Israel, Hossein al-Sheikh, untuk menyampaikan pesan bahwa proses aneksasi (perampasan) wilayah pendudukan oleh pemukiman ilegal Israel tidak akan dilanjutkan sebelum pemilu PA pada 2 Maret mendatang.

Ia juga menyampaikan pesan yang sama kepada rezim Tel Aviv meskipun media Israel tidak melaporkan apakah dia juga berbicara langsung dengan para pejabat Israel selama kunjungan singkatnya tersebut.

Sementara itu, radio Israel, Kan, mengungkapkan bahwa Direktur Intelijen Majed Farage mengatakan kepada Haspel bahwa meskipun Ramallah tidak setuju dengan proposal Kesepakatan Abad Ini, pertukaran informasi intelijen dengan CIA tidak akan dihentikan.

Laporan ini muncul ketika Abbas mengumumkan dalam KTT Liga Arab di Kairo, Mesir, pada hari Sabtu (1/2) bahwa PA tidak akan lagi mengakui hubungan dengan rezim Israel dan AS setelah Trump mengungkapkan rencana kontroversial Kesepakatan Abad Ini. (ra/presstv)

DISKUSI: