Dinilai Tak Serius, Yaman Sebut Saudi Penyebab Gagalnya Gencatan Senjata

0
156

Sanaa,LiputanIslam.com-Menlu Yaman, Hisham Sharaf pada Senin (3/10) mengatakan bahwa Koalisi Saudi tidak bersungguh-sungguh untuk melaksanakan gencatan senjata.

“Keengganan mereka untuk mengabulkan tuntutan-tuntutan kemanusiaan yang diajukan Sanaa membuktikan bahwa mereka tidak serius untuk meraih jalan keluar demi mengatasi krisis Yaman,” kata Sharaf.

Ia menambahkan, berbagai rangkaian peristiwa membuktikan bahwa peringatan-peringatan Sanaa nyata. Koalisi Saudi dengan memperpanjang gencatan senjata secara lahiriah berusaha membawa Yaman ke tahap kematian klinik.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Koordinator Urusan Kemanusiaan Uni Eropa, Ketua Tim Negosiator Yaman, Muhammad Abdussalam menegaskan sikap jelas Pemerintah Sanaa soal urgensi pembayaran gaji pegawai, dana para pensiunan, serta pencabutan blokade pelabuhan al-Hudaydah dan bandara internasional Sanaa.

Abdussalam menyatakan bahwa negara-negara anggota Koalisi Agresor bertanggung jawab atas kegagalan gencatan senjata dan kian kritisnya kondisi kemanusiaan rakyat Yaman.

Sebelum ini, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman telah mengirim peringatan kepada perusahaan-perusahaan minyak di UEA dan Saudi. Yahya Saree dalam cuitannya menyatakan,” “Angkatan Bersenjata Yaman memberikan kesempatan kepada korporasi-korporasi minyak yang aktif di Saudi dan UEA untuk mengatur urusan mereka dan segera angkat kaki. (Peringatan ini akan terus berlaku) selama negara-negara agresor AS-Saudi tidak mematuhi gencatan senjata serta tidak memberikan hak kepada rakyat Yaman untuk memanfaaatkan aset-aset minyak mereka demi membayar gaji para pegawai Pemerintahan.” (af/alalam)

DISKUSI: