Dianggap Masih Terancam oleh Iran, AS Perpanjang Perlindungan untuk Pompeo dan Hook

0
279

Washington,LiputanIslam.com-Menurut laporan Associated Press, Pemerintahan Joe Biden kembali memperpanjang program perlindungan untuk mantan Menlu AS Pompeo dan salah satu staf seniornya, dengan mengklaim bahwa mereka masih diincar oleh Iran.

Pekan lalu, Kemenlu AS mengirim sejumlah nota terpisah kepada Kongres. Dalam nota-nota tersebut, Kemenlu AS mengumumkan bahwa ancaman terhadap mantan Menlu AS Mike Pompeo dan Brian Hook masih “serius”. Hook adalah Utusan Khusus Pemerintahan Trump dalam urusan Iran.

Bersama dengan Pompeo, Hook memimpin kampanye “Tekanan Maksimum” atas Iran, menyusul keluarnya Washington dari kesepakatan nuklir (JCPOA). Di saat bersamaan, Iran menganggap dua orang ini bertanggung jawab atas teror terhadap Komandan Pasukan Quds IRGC di Baghdad. Iran menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembalasan.

Sejak Januari 2021, setelah Hook melepaskan jabatannya, ini adalah kali ke-10 Kemenlu AS memperpanjang program perlindungan untuk dirinya. Program perlindungan untuk Pompeo juga telah diperpanjang hingga 7 kali. Perbedaan ini lantaran Pompeo sebagai mantan Menlu secara otomatis berada di bawah program perlindungan hingga berbulan-bulan setelah melepaskan jabatannya.

Dalam surat Kemenlu AS ke Kongres yang ditandatangani John Bass disebutkan, ”Dengan ini saya menyatakan bahwa ancaman khusus terhadap mantan Menlu Mike Pompeo masih berlanjut.”

Surat serupa terkait Hook juga telah dikirim ke Kongres AS.

Sejak teror terhadap Qassem Soleimani pada 3 Januari 2020 lalu, Kemenlu AS harus mengeluarkan biaya lebih dari 2 juta dolar per bulan untuk memberikan perlindungan 24 jam kepada Pompeo dan Hook. (af/alalam)

DISKUSI: