Demo RUU di India Telan 14 Korban Jiwa

0
81

NewDelhi,LiputanIslam.com-Empat warga dikabarkan tewas ada hari Jumat (20/12) dalam demo yang menentang RUU diskriminatif di selatan India.

Menurut laporan Deutsche Welle, selain memberlakukan pemerintahan militer di selatan India dan memutus jaringan internet di sejumlah daerah, pemerintah India juga melakukan pengamanan ketat di sekitar masjid-masjid New Delhi.

Larangan berkumpulnya lebih dari 4 orang masih terus berlaku selama tiga hari berturut-turut. Larangan ini diberlakukan di ibukota dan sejumlah kota lain di India. Menurut aparat keamanan, penjagaan diperketat karena dikhawatirkan adanya demo umat Muslim di India.

Meski demikian, ribuan pengunjuk rasa Muslim tetap berdemo di masjid jami’ New Delhi usai salat Jumat. Polisi berupaya membubarkan massa dengan meriam air dan gas air mata.

Demo lain juga dilakukan di sekitar Universitas Nasional Islam India, yang diikuti sekira 10 ribu orang.

Polisi India dikabarkan telah menangkap 1200 orang sejak dimulainya unjuk rasa.

Seorang pejabat kesehatan India pada hari Jumat mengumumkan, 4 orang tewas dan 7 orang terluka dalam unjuk rasa kemarin. Menurutnya, unjuk rasa yang sudah berlangsung lebih dari seminggu ini telah menelan total 14 korban jiwa.

Meski pemerintah India sudah berusaha untuk meredam unjuk rasa, para pemimpin kelompok pengunjuk rasa, termasuk gerakan mahasiswa, pembela HAM, dan kelompok-kelompok Islam, menyatakan akan terus berdemo sampai RUU kontroversial ini dihapus.

RUU ini memberikan kewarganegaraan kepada minoritas nonmuslim dari Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan yang telah memasuki India sebelum 2015. Setelah disahkan di majelis rendah dan tinggi India, kini RUU ini akan ditambahkan ke konstitusi negara tersebut.

Mayoritas penentang RUU ini berasal dari kalangan Muslim India, sebab dalam beberapa tahun terakhir, mereka kerap menjadi sasaran serangan. Kelompok-kelompok ekstremis Hindu membunuhi sejumlah warga Muslim atas tuduhan yang belum terbukti. Pengesahan RUU ini praktis membuat kalangan Muslim kian terancam. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Tonton Pertandingan Basket Israel, Suporter Yunani Justru Kibarkan Bendera Palestina dan Hizbullah

Iran dan Turki Ajak Dunia Muslim Hentikan Dominasi Dolar AS

DISKUSI: