Damaskus Sebut Erdogan Ingin Sulut Perang

0
132

Damaskus,LiputanIslam.com- Oposisi Suriah, Mahmoud Maraa menyebut Presiden Turki mengincar tanah-tanah Suriah dan mengatakan, Recep Tayip Erdogan berusaha menyulut perang dengan dalih menciptakan kawasan penghalang.

”Turki ingin mencaplok tanah-tanah Suriah. Turki berupaya menduduki lebih banyak wilayah Suriah, juga menyokong kelompok-kelompok bersenjata dari Suriah atau negara-negara lain, seperti Chechnya, Dagestan, Uighur, dan teroris Arab dari Tunisia, Maroko, dan Jabhat al-Nusra. Oleh karena itu, dalam pandangan kami, keberadaan Turki di wilayah Suriah sama saja dengan penjajahan,”tutur Maraa saat diwawancarai Fars.

Mantan kandidat dalam Pilpres Suriah ini menegaskan, Pemerintah Damaskus dan bangsanya mesti melawan pendudukan ini hingga seluruh wilayah Suriah dibebaskan dari cengkeraman Turki.

Maraa juga berkomentar soal statemen seorang pejabat Turki, yang menyebut kontak antara biro intelijen Turki dengan kolega Suriahnya demi kepentingan nasional.

“Sehubungan dengan pertemuan-pertemuan resmi Turki dan Suriah, harus dikatakan bahwa pertemuan-pertemuan ini sudah berhenti sejak beberapa tahun lalu. Sebagian sumber memberitakan pertemuan keamanan dua negara demi membasmi terorisme dan mendapatkan solusi untuk mengakhiri pendudukan Turki di wilayah Suriah sesuai dengan Perjanjian Adana,”tutur Maraa.

Soal pembuatan kawasan aman, Maraa mengatakan,”Rencana Turki terkait kawasan aman dan kembalinya pengungsi Suriah dari Turki ke kawasan ini, adalah bentuk campur tangan dalam urusan domestik Suriah, juga merupakan pengubahan populasi di Kawasan. Ini berlawanan dengan HAM dan kesepakatan Jenewa tentang kepulangan para pengungsi Suriah ke Tanah Air mereka.”

Maraa lalu menyinggung upaya Erdogan untuk membuat AS dan Rusia menyetujui keberadaan kawasan penghalang. Ia berkata, semua kemungkinan masih ada. Pemerintah dan bangsa Suriah akan memerangi Turki di masa mendatang demi melawan pendudukannya. (af/fars)

DISKUSI: