CNN Rilis Ulang Berita Bohong tentang Suriah

0
14

Washington, LiputanIslam.com–CNN merilis ulang sebuah berita dari tahun 2018 pada hari Selasa (11/2) kemarin yang berisi laporan tentang “kejahatan rezim Suriah” di Ghoutta.

Dengan mengutip laporan dari lembaga asal Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, CNN menyebut tentara Presiden Suriah Bashar Assad membunuh setidaknya 71 orang dan melukai 325 lainnya dalam serangan udara di Ghouta timur.

Artikel itu berada di kolom ‘World’ dan ‘Middle East’ dalam website CNN. Tulisan yang sama pernah diunggah pada Februari 2018.

Berita tersebut mengandung kebohongan yang besar, sebab saat ini Ghouta telah berada di bawah kontrol pemerintah Assad selama hampir dua tahun. Rumah-rumah di sana kini sedang dibangun ulang, bukan diserbu dengan bom.

Perilisan ulang berita ini mungkin saja kesalahan dari editor CNN. Namun, menurut jurnalis Eva Bartlett, sebagai ‘organisasi berita profesional’, media itu tetap bertanggung jawab atas seluruh berita palsu yang telah mereka rilis tentang Suriah. Maka, selain menghapus berita yang bermasalah ini, mereka juga harus menutup artikel-artikel lama yang tidak menyuarakan kebenaran. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS: