China Sanggah Tuduhan Trump bahwa COVID-19 Dibuat di Lab Wuhan

0
527

Beijing, LiputanIslam.com—Kementerian Luar Negeri China baru-baru ini menyanggah tudingan Presiden AS  Donald Trump dan Menlu AS Mike Pompeo bahwa virus corona baru atau Covid-19 sengaja dibuat di sebuah laboratorium di kota Wuhan.

Menurut juru bicara kemenlu China, Zhao Lijian, pada Kamis (16/4) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah berkali-kali menyatakan tidak ada bukti bahwa virus itu dibuat di laboratorium. Banyak ahli medis terkemuka di dunia juga percaya bahwa klaim kebocoran virus dari laboratorium tidak memiliki dasar ilmiah.

“Pandangan China tentang asal dan cara penularan virus corona baru sudah jelas. Kami selalu percaya bahwa ini adalah isu ilmiah yang harus dipelajari oleh para ilmuwan dan ahli medis,” tambahnya kepada para wartawan.

Komentar Lijian ini merupakan tanggapan terhadap tudingan dari AS bahwa virus corona berasal dari laboratorium di kota Wuhan di Cina, tempat awal kemunculkan epidemi ini pada akhir 2019.

Dalam konferensi pers pada hari sebelumnya (15/4) Gedung Putih, Trump mengaku pemerintahnya sedang berupaya menentukan apakah virus itu berasal dari lab di Wuhan.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah ia pernah membicarakan hal ini dengan Presiden China Xi Jinping, ia mengatakan “Saya tidak ingin membahas apa yang saya bicarakan dengannya [Xi Jinping] tentang laboratorium, saya hanya tidak ingin membahasnya karena tidak pantas untuk saat ini.”

Setelah konferensi pers itu berakhir, Menlu Pompeo berbicara kepada Fox News Channel bahwa ia yakin virus ini berasal dari Wuhan  dan bahwa letak Institut Virologi China hanya beberapa mil jauhnya dari pasar tradisonal di kota itu.

“Kami benar-benar meminta pemerintah China untuk membuka diri” dan membantu menjelaskan “bagaimana sebenarnya penyebaran virus ini,” ucap Pompeo.

“Pemerintah Cina perlu berterus terang,” tegasnya. (ra/presstv)

DISKUSI: