Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

CEO Tesla Mengaku Berada di Balik Kudeta Bolivia

Published 28/07/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com–CEO Tesla, Elon Musk, mengakui perannya dalam kudeta bulan November atau disebut juga “kudeta Lithium” untuk menggulingkan mantan Presiden Bolivia Evo Morales.

Pernyataan provokatif itu bermula ketika sang miliuner menyebut bahwa RUU pemerintah AS untuk mendorong ekonomi negara mungkin tidak sesuai dengan kepentingan rakyat Amerika sendiri.

Kemudian, seorang netizen membalas dengan cuitan: “Anda tahu apa yang tidak sesuai dengan kepentingan terbesar rakyat? [Itu adalah ketika] pemerintah AS merancang kudeta terhadap Evo Morales di Bolivia agar Anda bisa mengambil lithium di sana.”

Musk pun membalas tudingan itu dengan cuitan: “Kami akan kudeta siapa pun yang kami inginkan! Terima saja.” Kemudian, ia mengklaim bahwa Tesla memperoleh lithium dari Australia.

Unggahan itu pun memancing berbagai kecaman di Twitter, meski sebagian netizen menganggapnya hanyalah lelucon buruk.

“Saya mengerti ini hanyalah lelucon, tapi lelucon yang buruk sekali. Orang-orang tak bersalah menderita ketika kudeta militer yang didukung AS terjadi. Anda menggampangkan penderitaan itu,” demikian isi dari salah satu cuitan netizen.

Mantan Presiden Bolivia, Evo Morales, mengundurkan diri pada November lalu setelah ada tudingan kecurangan pemilu. Dalam sebuah wawancara dengan RT, ia menyebut apa yang terjadi di Bolivia sebagai “kudeta” yang bertujuan untuk memasang pemimpin sayap kanan yang akan membuka cadangan lithium Bolivia untuk kapitalis.

Sebelumnya, Bolivia menghentikan proyek lithium raksasa dengan perusahaan Jerman ACI Systems Alemania (ACISA). Meskipun benar bahwa Tesla memperoleh lithium dari Australia, perusahaan itu juga disebut-sebut sebagai salah satu klien ACISA.

Lithium merupakan komponen baterai yang digunakan dalam kendaraan Tesla. Sumber daya alam ini telah menjadi salah satu yang paling penting di dunia karena dibutuhkan untuk baterai mobil listrik, komputer, dan peralatan industri.

Pasca penggulingan Evo Morales, presiden sementara Bolivia Jeanine Añez mengumumkan rencananya untuk mengundang perusahaan multinasional ke Salar de Uyuni, dataran garam luas di Potosi, yang menyimpan lithium.

Sementara itu, Menlu Karen Longaric yang tergabung dalam rezim kudeta, sempat menulis surat kepada Elon Musk pada 31 Maret lalu. Isi surat itu menyebutkan bahwa “perusahaan manapun yang dapat Anda berikan kepada negara kami akan disambut dengan penuh terima kasih.” (ra/rt/telesur)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account