Capres AS Joe Biden Puji Perjanjian Israel-UEA Terbaru

0
82

Washington, LiputanIslam.com—Calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, memuji perjanjian normalisasi antara Israel and Uni Emirat Arab (UEA), dengan menyebutnya langkah historis menuju stabilitas di Timur Tengah.

Israel dan UEA membuat perjanjian pada hari Kamis (13/8) yang akan mengarah pada normalisasi hubungan diplomatik antara kedua belah pihak. Perjanjian ini dibantu oleh Presiden Donald Trump.

Di bawah perjanjian tersebut, Israel diduga setuju untuk menangguhkan penerapan aturannya sendiri di sejumlah daerah di kawasan pendudukan Tepi Barat dan Lembah Yordania yang sebelumnya akan dianeksasi. Demikian kata pejabat senior Gedung Putih kepada Reuters.

“Tawaran UEA untuk mengakui Negara Israel secara terbuka adalah tindakan kenegarawanan yang hangat, berani, dan sangat dibutuhkan,” kata Joe Biden lewat sebuah pernyataan.

“Aneksasi akan menjadi pukulan telak bagi tujuan perdamaian, itulah sebabnya saya menentangnya sekarang dan akan menentangnya sebagai presiden,” lanjutnya.

Sementara itu, Kedutaan UEA untuk AS mengeluarkan pernyataan yang bahwa perjanjian tersebut merupakan kemenangan bagi kedua kawasan yang akan menurunkan ketegangan.

Menurut Dubes UEA, Besar Youssef Al Otaiba, perjanjian itu tetap mempertahankan kelangsungan solusi dua negara, dan bahwa negaranya akan tetap menjadi pendukung kuat rakyat Palestina.

Namun, langkah ini menimbulkan reaksi negatif dari berbagai kelompok Palestina serta pendukung mereka dari seluruh dunia.

Gerakan Jihad Islam Palestina mengutuk perjanjian itu yang mereka sebut sebagai “tanda ketundukan” kepada Israel dan tidak akan mengurangi konflik di wilayah Palestina. Mereka juga menegakan jika perjanjian itu akan semakin memberanikan praktik penjajahan oleh Israel. (ra/presstv)

 

 

DISKUSI: