Buntut Kerusuhan Kenosha, Pemerintah AS Kerahkan Ratusan Tentara Nasional

0
126

Polisi bentrok dengan pengunjuk rasa di Kenosha County Courthouse, Senin, 24 Agustus 2020, Kenosha, Wis. (AP Photo/Morry Gash)

Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS mengirim hampir 1.000 tentara nasional dan lebih dari 200 agen federal untuk membentu polisi lokal mengamankan kerusuhan di Kenosha, Wisconsin, pasca pembunuhan pria Afrika-Amerika Jacob Blake.

“Presiden Trump mengutuk kekerasan dalam bentuk apapun dan percaya kita harus melindungi semua orang Amerika dari kekacauan dan pelanggaran hukum,” kata Jubir Gedung Putih, Kayleigh McEnany, pada Rabu (26/8) malam.

“Inilah mengapa beliau [Trump] mendorong gubernur Demokrat untuk meminta Tentara Nasional dan agen federal untuk meningkatkan upaya penegakan hukum lokal mereka,” lanjutnya.

Kerusuhan, penjarahan, dan pembakaran berlangsung di Kenosha selama tiga malam pasca pembunuhan seorang pria Afrika-Amerika, Jacob Blake, oleh polisi kulit putih.

Pembunuhan itu terekam dengan video dan tersebar di media sosial. Pria berusia 29 tahun itu ditembak di bagian punggung dan disaksikan oleh ketiga anaknya.

Para aktivis yang geram atas kebrutalan polisi itu akhirnya turun ke jalanan untuk memprotes. Namun, aksi protes ini berakhir kesuruhan hebat dan diwarnai tembakan senjata yang menewaskan dua orang. (ra/rt)

DISKUSI: