Bukti AS Tak Lagi Dipercaya, Kotak Hitam Boeing Ethiopia Dikirim ke Prancis

0
92

Paris,LiputanIslam.com-Dilansir dari Reuters, usai perdebatan panjang terkait negara mana yang akan menyelidiki kotak hitam pesawat Ethiopia yang jatuh beberapa hari lalu, akhirnya Prancis menyatakan siap untuk menyelidikinya.

Menurut laporan Reuters, biro penyelidikan kecelakaan udara Prancis (BEA) adalah pihak yang bersedia untuk melakukan investigasi. Pesawat Boeing 737 Max 8 jatuh pada hari Minggu (10/3) di dekat Adis Ababa.

Sebelum ini, Ethiopia mengumumkan akan mengirim dua pita rekaman kabin pilot dan informasi terkait pesawat itu ke luar negeri untuk diselidiki.

Prancis menyatakan kesiapan setelah sebelumnya Jerman menolak untuk menyelidiki kotak hitam pesawat tersebut. Menurut juru bicara kantor penyelidikan kecelakaan udara Jerman (BFU), mereka tidak sanggup memeriksa jenis baru kotak hitam yang digunakan Boeing 737 Max 8.

“Pesawat model ini memiliki kotak hitam dengan program-program baru yang tak bisa kami periksa,”ujar jubir BFU seperti dikutip Reuters.

Biasanya kotak hitam pesawat yang mengalami kecelakaan dikirim ke negara pembuatnya. Boeing adalah pesawat buatan AS. Oleh karena itu, dipilihnya sebuah negara Eropa untuk menggali informasi dari kotak hitam itu bisa ditafsirkan sebagai ketidakpercayaan publik terhadap Washington.

Pesawat penumpang Boeing 737 Max 8 yang jatuh itu mengangkut 157 penumpang dari 33 negara dan berencana menuju Nairobi. Pesawat itu lepas landas pada pukul 08.38 pagi waktu setempat dari bandara Adis Ababa. Namun 6 menit kemudian pesawat itu jatuh di kawasan Bishoftu, 50 kilometer arah tenggara ibukota Ethiopia. (af/yjc)

DISKUSI: