[Berita Gambar] Mesir Mengutuk Pemukiman Baru di Yerusalem

0
378

Liputanislam.com – Mesir mengutuk persetujuan otoritas pendudukan Israel untuk membangun sekitar 8.300 unit perumahan permukiman baru di kota Yerusalem.

Ahmed Hafez, juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, mengecam dalam sebuah pernyataan pengumuman pembangunan permukiman Israel sebagai pelanggaran lain terhadap resolusi legitimasi internasional dan Dewan Keamanan PBB yang relevan.

Otoritas pendudukan Israel telah menyetujui pembangunan ribuan unit pemukim kolonial baru dengan mengorbankan tanah Palestina yang dirampas dari lingkungan Beit Safafa ke desa al-Walaja, selatan Yerusalem.

Pelaksanaan rencana pembangunan permukiman, yang meliputi pembangunan menara setinggi 30 lantai, dijadwalkan dimulai pada tahun 2021, dan pengerjaan akan berlanjut hingga tahun 2040. (BP/Newsnow/Republika/CNN/Wafa)

DISKUSI: