[Berita Gambar] Kota Beirut akan Lenyap Jika Benar 2.750 Ton Amonium Nitrat Meledak.

0
178

Liputanislam.com – Ledakan yang terjadi di Beirut pada selasa lalu (4/8/2020) telah merenggut sekitar 220 orang dan setidaknya melukai 7.000 orang. Ledakan itu juga mengakibatkan hancurnya bangunan-bangunan dan menyebabkan hampir 300.000 orang kehilangan rumah.

Seperti dikutip dari Press TV, Presiden Lebanon Michel Aoun memaparkan ledakan itu terjadi akibat timbunan 2.750 ton Amonium nitrat.

Namun seorang ahli pakar militer Rusia Viktor Murakhovsky menyebutkan jumlah amonium nitrat yang menyebabkan ledakan mematikan itu pasti jauh lebih sedikit dari persediaan aslinya. Jika seluruhnya meledak, Ibu Kota Lebanon itu akan menghapus Beirut dari peta.

Mantan menteri pembangunan administrasi Lebanon May Chidiac mengutip analisis Murakhovsky: “Ahli Rusia Viktor Murakhovsky mengatakan bahwa pasti sebagian besar amonium nitrat telah dicuri selama enam tahun, karena ledakan itu pasti akan menghapus Beirut dari peta. Berdasarkan ledakan tersebut, tampaknya jumlah amonium nitrat [yang meledak] tidak melebihi 300 ton. ” (BP/Sindonews/alarabiya.net)

 

DISKUSI: