[Berita Gambar] Hamas Mendesak Arab Saudi Membebaskan Tokoh Seniornya

0
111

Liputanislam.com – Kelompok perlawanan Hamas pada hari Kamis meminta Arab Saudi untuk membebaskan salah satu pemimpinnya yang telah dipenjara sejak 2019.

“Dengan sangat prihatin, kami menerima laporan pada Rabu (17/2) oleh Amnesty International tentang status kesehatan Dr. Mohammed al-Khudari, mantan perwakilan Hamas di Arab Saudi yang telah ditahan sejak 2019,” kata kelompok itu dalam pernyataan pers.

Kelompok itu juga mengatakan Al-Khudari “menderita banyak masalah kesehatan dan kondisinya – seperti yang dijelaskan Amnesty International – terus memburuk dan dia kehilangan kemampuan untuk makan secara langsung.”

Hamas menuntut otoritas Saudi membebaskan al-Khudari dan putranya, Hani, serta semua tahanan Palestina di Arab Saudi.

Pada hari Rabu (17/2), Amnesty International mengirim surat kepada Raja Saudi Salman bin Abdulaziz yang meminta dia untuk membebaskan Al-Khudari karena kesehatannya yang memburuk.

Tidak ada komentar dari Riyadh tentang surat organisasi hak asasi manusia tersebut.

Menurut surat tersebut, kondisi kesehatan Dr. Mohammed al-Khudari, seorang Palestina yang saat ini ditahan di Arab Saudi, telah memburuk karena kurangnya akses ke perawatan kesehatan yang memadai.

Organisasi tersebut mengatakan Dr. Al-Khudari, 83, telah menjalani operasi dan sedang dirawat karena kanker prostat ketika pihak berwenang Saudi menangkap dia dan putranya Dr. Hani Al-Khudari pada 4 April 2019.

Amnesti meminta raja Saudi untuk memastikan bahwa tuduhan tak berdasar terhadap Al-Khudari dan putranya dibatalkan dan mereka dibebaskan.

Hamas mengumumkan pada September 2019 bahwa Arab Saudi telah menangkap al-Khudari dan putranya sebagai bagian dari kampanye yang telah memengaruhi puluhan warga Palestina. (BP/Newsnow/AA.com)

 

DISKUSI: