[Berita Gambar] Gerakan BDS Menyerukan untuk Melanjutkan Boikot Terhadap Israel

0
390

Liputanislam.com – Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) menyerukan hari Minggu untuk mengintensifkan kampanyenya melawan Israel pada 2021 dan penerapan sanksi internasional atas pendudukan dan penganiayaan terhadap rakyat Palestina.

Menurut Anadolu Agency, BDS dalam laporan tahunannya, yang meninjau pencapaiannya pada tahun 2020, mengatakan gelombang normalisasi dengan Israel membutuhkan upaya bersama untuk melestarikan perjuangan Palestina.

Pada tahun 2020, empat negara Arab mengumumkan kesepakatan normalisasi dengan Israel, dimulai dengan Uni Emirat Arab dan diikuti oleh Bahrain, Sudan, dan Maroko. Ini terjadi setelah tindakan serupa oleh Mesir dan Yordania, yang masing-masing menandatangani kesepakatan dengan Israel pada tahun 1979 dan 1994.

BDS menyerukan untuk membuat harga normalisasi tinggi pada 2021 dan memaksa Israel membayar harga atas kejahatannya terhadap Palestina.

Dikatakan temanya untuk tahun 2021 adalah mengakhiri pendudukan Israel dan rezim kolonial.

Anadolu Agency juga melaporkan bahwa gerakan tersebut menambahkan bahwa sekitar 100 seniman Arab, termasuk Palestina, telah berjanji untuk memboikot semua kegiatan budaya yang disponsori oleh UEA atas normalisasi dengan Israel.

Dibentuk pada tahun 2005, gerakan BDS adalah gerakan yang dipimpin Palestina yang bekerja untuk mengakhiri dukungan internasional terhadap penindasan Israel terhadap Palestina dan menekan Israel untuk mematuhi hukum internasional, menurut situs webnya. (BP/Bernama/Newsnow/Aanews)

DISKUSI: