[Berita Gambar] AS Menggunakan Daesh untuk Menghalangi Solusi Politik Krisis Di Suriah

0
985

Liputanislam.com – Seperti dikutip dari Kantor Berita SANA, Rusia mengatakan Amerika Serikat memanfaatkan kelompok teroris Daesh untuk menghalangi solusi politik terhadap krisis selama satu dekade di Suriah dan mendukung militan separatis dalam pelanggaran mencolok terhadap resolusi internasional.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membuat pernyataan tersebut selama konferensi Klub Diskusi Valdai, yang merupakan wadah pemikir dan forum diskusi yang berbasis di Moskow, Seperti yang dikutip dari kantor berita resmi Suriah SANA.

Dia mengatakan AS telah menduduki tanah di Suriah dan terus menjarah kekayaan alamnya, termasuk minyak, gas, dan gandum, dan meningkatkan ketegangan untuk mengguncang negara Arab yang dilanda perang itu.

Lavrov menegaskan kembali perlunya menyelesaikan krisis Suriah secara politik sesuai dengan Resolusi PBB 2254. “Kita harus memberikan kesempatan kepada Suriah untuk mencapai kesepakatan tentang penentuan nasib sendiri.”

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan sejumlah negara berusaha menghubungkan pemilihan presiden mendatang di negara Arab dengan perubahan yang mungkin terjadi pada proses politik, termasuk pekerjaan Komite Pembahasan Konstitusi.

Lavrov mengatakan pekerjaan komite tidak dapat dikaitkan dengan pemilihan ini karena pekerjaan panel tidak disebutkan dalam Resolusi 2254.

Menurut resolusi tersebut, Suriah adalah satu-satunya orang yang dapat menentukan masa depan negaranya, tanpa campur tangan asing, dan bahwa kelompok dan faksi teroris tidak dapat menjadi bagian dari proses politik apa pun. (BP/SANA/Newsnow/Presstv)

 

DISKUSI: