Atwan Sebut AS Salah Besar Mengirim Nirawak ke Kawasan Genting

0
123

London,LiputanIslam.com-Redaktur Rai al-Youm menanggapi ditembaknya nirawak mata-mata AS oleh Iran. Abdel Bari Atwan menyatakan, jika Donald Trump menganggap langkah Iran adalah sebuah kesalahan, maka AS telah melakukan kekeliruan yang lebih besar.

“AS salah besar karena tidak menilai posisi lawan dan kemungkinan respon yang akan diberikan, sehingga mereka mengirim drone ke sebuah kawasan genting dan bergejolak,”tulis Atwan.

Atwan juga menyinggung pernyataan panglima besar IRGC, Hossein Salami, yang menegaskan bahwa pelanggaran teritori Iran adalah sebuah “garis merah.” Salami menambahkan, Iran menentang setiap aksi provokatif yang melanggar kedaulatannya, siapa pun pelakunya.

Baca: Iran Sebut akan Hadapi Semua Ancaman AS dengan Tegas

“Satu-satunya penafsiran mendalam dari ancaman IRGC adalah bahwa apa yang belum ditunjukkan mereka, jauh lebih besar dan respon terhadap invasi mendatang akan lebih keras,”tulisnya.

Terkait penyebab AS mengirim nirawaknya terbang di atas wilayah Iran, Atwan berpendapat, sepertinya militer AS mengira bahwa IRGC akan membiarkan nirawaknya begitu saja, walau sudah melanggar teritori udara Iran, sebagaimana IRGC mencegah pasukannya membalas serangan Israel saat basis militernya diserang di Suriah.

Atau, menurut Atwan, AS sengaja mengirim nirawaknya guna mengetes respon Iran dan memprovokasinya untuk menembak jatuh nirawak tersebut, sehingga ada sebuah alasan untuk mengobarkan perang melawan Iran.

Atwan juga meyakini bahwa penembakan nirawak AS tidak terjadi secara spontan, namun memang sudah disahkan oleh petinggi militer Iran sebelum ini bahwa mereka akan merespon invasi pesawat, tank, atau rudal yang melanggar wilayahnya.

“Tak ada bedanya apakah invasi itu dilakukan AS atau Israel. Dengan kata lain, jari orang-orang Iran sudah siap menarik pelatuk untuk menghadapi segala bentuk gangguan,”tandas Atwan.

Menurutnya, jika AS sampai terbujuk oleh sekutu Arab dan Israel-nya untuk memerangi Iran, maka kerugian psikis dan materi yang dialaminya di Afghanistan, Irak, bahkan Vietnam sekalipun, tak akan bisa dibandingkan dengan kerugian yang akan dideritanya dalam perang melawan Iran. (af/alalam)

Baca:

Rusia: AS Sengaja Picu Ketegangan dengan Iran

Urung Serang Iran, AS Berunding dengan Saudi

DISKUSI: