Atwan: Berada di Atas Angin, Assad Enggan Temui Erdogan

0
184

Damaskus,LiputanIslam.com-Analis terkemuka Arab, Abdel Bari Atwan, mengaku ia tidak kaget mendengar kabar penolakan Bashar Assad untuk bertemu Recep Tayyip Erdogan.

Menanggapi laporan dari Reuters, Atwan menulis bahwa Assad tidak ingin memberikan kemenangan cuma-Cuma kepada Erdogan sebelum diadakannya pilpres Turki pada tahun 2023.

Redaktur Rai al-Youm ini berpendapat, perselisihan antara Damaskus dan Ankara bukan sebuah perselisihan biasa, tapi sebuah perselisihan yang jauh lebih besar dari sekadar perang media.

“Sepanjang sepuluh tahun lalu, Erdogan adalah penentu keputusan dalam proyek AS-Israel untuk menghancurkan Suriah. Namun hal ini tidak berarti bahwa ia bisa menghentikannya kapan pun dan dengan cara apa pun tanpa menerima syarat-syarat dari Suriah, termasuk hengkangnya Turki dari Suriah sepenuhnya.”

“Erdogan keliru jika menyangka bahwa Presiden Suriah akan bersuka cita untuk bertemu dengannya. Sebab Assad kini berada di posisi unggul setelah lebih dari 11 tahun melawan agresi lebih dari 65 negara yang dipimpin AS dan didanai negara-negara Arab.”

“Ketika Erdogan berpikir bahwa dia dalam posisi unggul dan yakin bahwa Pemerintah Suriah akan jatuh dalam tempo beberapa pekan atau bulan, dirinya menolak mediasi Rusia dan menyikapi para petinggi Suriah dengan sikap pongah. Dia bahkan mengumbar janji akan melakukan salat di Masjid Jami’ Umawi di pusat Damaskus.”

“Namun, sekarang semua terbalik dan ledakan-ledakan teroris telah sampai ke Taksim Square di jantung Istanbul. Sebagian besar jajak pendapat juga mengungkap turunnya popularitas Erdogan dan partainya.”

Di akhir tulisannya, Atwan menyatakan bahwa benar tidak ada permusuhan abadi antarnegara. Namun, jika harus ada rekonsiliasi antara Suriah dan Turki, maka pihak yang bersalah harus meminta maaf dan yang menduduki wilayah negara lain harus hengkang. (af/alalam)

DISKUSI: