Atwan: AS Ingin Segera Hentikan Perang Ukraina

0
176

Washington,LiputanIslam.com-Redaktur Rai al-Youm dalam tulisannya membahas usaha Washington untuk menghentikan perang di Ukraina secepat mungkin, yang ditandai dengan pertemuan terbuka delegasi AS dan Rusia di Ankara baru-baru ini.

Abdel Bari Atwan menyatakan, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa AS melalui perundingan langsung dengan Rusia berusaha mencegah terjadinya konfrontasi langsung antara dua negara adidaya dan perang nuklir yang bisa menghancurkan dunia.

“Apalagi Putin sudah mengancam hingga 3 kali bahwa jika wilayah-wilayah Rusia, termasuk 4 kawasan yang resmi bergabung baru-baru ini, menjadi target agresi, ia tidak akan segan-segan menggunakan senjata nuklir,”tulisnya.

Atwan membantah klaim AS bahwa pertemuan Direktur CIA dengan Direktur Biro Intelijen Luar Negeri Rusia bertujuan untuk “menyadarkan Moskow akan bahaya penggunaan senjata nuklir.”

“Saya yakin, tujuan pertemuan itu bukan untuk menyampaikan pesan soal bahaya Rusia menggunakan senjata nuklir. Rusia bukan negara kecil yang tidak tahu dampaknya. Rusia adalah negara adidaya yang memiliki 6.500 hulu ledak nuklir dan rudal balistik ultrasonik yang bisa membawa hulu ledak nuklir; rudal-rudal yang mampu menjangkau pesisir timur AS dan menghancurkannya kurang dari 7 menit,”kata Atwan.

“Sejak hari pertama perang Ukraina, kami sudah katakan bahwa Rusia tidak akan rugi (dalam perang ini). Setelah kalah di Irak dan Afghanistan, AS tidak mengirim satu pun serdadu ke Kiev untuk membelanya.”

“Dahulu kami sudah menegaskan, rakyat Ukraina, dan warga Eropa di barisan setelahnya, akan menjadi korban paling utama di perang ini dari aspek kemanusiaan, materi, dan ekonomi. Kini ucapan kami terbukti. Pemerintah AS telah mengangkat bendera putih dan ingin menghentikan perang dengan segera. AS mengirim delegasi-delegasinya ke Ankara dan kawasan-kawasan lain untuk berdialog dengan Rusia demi mewujudkan tujuan ini,”tandasnya. (af/fars)

DISKUSI: