Atasi Corona, Trump Tutup Perjalanan dari Eropa

0
139

Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump menutup perjalanan dari Eropa ke AS selama 30 hari ke depan dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona COVID-19.

Larangan ini mengecualikan pengunjung dari Inggris yang baru-baru ini keluar dari Uni Eropa.

Dalam pidatonya di Oval Office pada Rabu (11/3), Trump berusaha menyanggah kritik bahwa ia tidak bisa memimpin upaya penyelesaian krisis ini. Ia bersikeras bahwa “virus [corona] tidak akan diberikan kesempatan [untuk menyebar].”

“Ini adalah upaya paling agresif dan komprehensif untuk menghadapi virus asing dalam sejarah modern,” katanya.

Dia kemudian mengumumkan serangkaian langkah yang dirancang untuk meringankan beban keuangan bagi orang-orang yang harus mengambil cuti berminggu-minggu dari pekerjaan mereka saat dikarantina.

Langkah paling besar adalah penutupan perjalanan dari Eropa dan penghentian perdagangan trans-Atlantik. Trump mengatakan, larangan perjalanan ini akan berlaku mulai “Jumat (13/3) tengah malam.” Larangan ini tidak hanya berlaku untuk perdagangan dan kargo, “tetapi berbagai hal lainnya.”

Namun, Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa larangan perdagangan hanya diberlakukan kepada “orang-orang yang mengangkut barang”, tetapi barang-barang sendiri akan diterima masuk AS.

Dalam pidatonya itu, Trump menyampaikan kritik keras kepada Eropa yang dianggap gagal menghentikan penyebaran virus.

“Uni Eropa gagal untuk mengambil tindakan pencegahan yang sama dan membatasi perjalanan dari China…,” tegasnya. “Akibatnya, sejumlah besar orang di AS terkena infeksi dari pengunjung dari Eropa.” (ra/presstv)

 

DISKUSI: