AS Kurangi Izin Bekerja Jurnalis dari Empat Media China

0
80

Washington, LiputanIslam.com–Kementerian Luar Negeri AS mengurangi izin bekerja dan izin tinggal bagi jurnalis dari empat media terbesar China yang dianggap sebagai “agen propaganda”.

Menurut pernyataan dari pejabat kemenlu AS kepada wartawan pada Senin (2/3), kebijakan ini berlaku bagi Xinhua News Agency, China Global Television Network, China Radio International, dan China Daily Distribution Corp. Terhitung pada 13 Maret, keempat media ini hanya akan diizinkan mempekerjakan 100 jurnalis di AS, turun dari 160.

“Selama bertahun-tahun, pemerintah [China] telah melakukan pengawasan, pelecehan, dan intimidasi yang semakin keras terhadap jurnalis Amerika dan jurnalis asing lainnya di China,” kata pejabat tersebut seperti dikutip oleh Reuters.

Keputusan ini diberlakukan setelah China mengusir tiga karyawan Wall Street Journal pada bulan lalu karena media itu menyebut China yang sedang dilanda virus corona sebagai “[negara] lemah di Asia.”  (ra/rt)

 

DISKUSI: