AS Komentari Sinis Lawatan Rouhani ke Irak

0
81

Washington,LiputanIslam.com-Wakil presiden AS untuk urusan Iran secara emosional menanggapi kunjungan presiden Iran ke Irak. Brian Hook mengklaim, Republik Islam Iran berniat menjadikan Irak salah satu dari provinsinya.

“Saya pikir, tujuan utama iran adalah mengubah irak menjadi salah satu provinsinya…Jika yang dibahas adalah masalah keamanan, kedaulatan, dan stabilitas Irak, Iran tidak akan bisa memenuhinya,”ujar Hook kepada stasiun televisi berbahasa Arab, al-Hurra, Senin (11/3).

Hassan Rouhani melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Irak Senin kemarin. Presiden Iran disambut hangat oleh para pejabat negara tetangganya tersebut.

Berlawanan dengan tanggapan sinis Hook, Barham Saleh (presiden Irak) menekankan pentingnya hubungan Baghdad-Teheran. Dia mengatakan, Irak berniat memperluas hubungannya dengan Iran.

Sejak beberapa bulan lalu, pemerintah Washington menekan Baghdad untuk mengurangi hubungan dagang dan politiknya dengan Teheran. Washington juga berupaya mencegah Irak mengimpor energi dari Iran. Namun permintaan ini ditolak mentah-mentah oleh petinggi Irak.

Para pakar Barat membandingkan lawatan tiga hari Rouhani ke Irak dengan kunjungan diam-diam Donald Trump ke Irak. Menurut mereka, jika Trump terpaksa datang dengan mematikan lampu pesawat dan tanpa disambut pejabat Irak, Rouhani berkunjung dengan sambutan resmi dan program yang sudah dirancang sebelumnya.

Usai kunjungan itu, Trump mengeluh bahwa negaranya telah menganggarkan 7 milyar dolar di Timur Tengah. Tapi dia masih terpaksa mematikan lampu pesawat dan melawat secara diam-diam. (af/alalam/fars)

DISKUSI: