AP, Al Jazeera Kecam Israel karena Hampir Bunuh Wartawan Mereka

0
248

Asap membumbung setelah tentara Israel menghancurkan gedung kantor berita Al-Jazeera, Associated Press di Gaza City pada 15 Mei 2021. © Ali Jadallah / Anadolu Agency via Getty Images

Gaza, LiputanIslam.com–Kantor berita The Associated Press (AP) dan Al Jazeera menyatakan kecaman kepada militer Israel yang menjatuhkan bom ke kantor-kantor media serta hampir membunuh beberapa wartawan mereka pada Sabtu (15/05/2021).

Pasca pengeboman yang menghancurkan gedung kantor media internasional di Gaza, Presiden dan CEO AP Gary Pruitt mengaku “terkejut dan ngeri” karena militer Israel sudah lama tahu “lokasi biro kami dan tahu ada wartawan di sana.”

“Kami mencari informasi dari pemerintah Israel dan menghubungi Departemen Luar Negeri AS untuk mencoba menginvestigasi lebih lanjut,” ungkapnya.

“Belasan jurnalis AP dan freelancer berada di dalam gedung dan untungnya kami bisa mengevakuasi mereka tepat waktu,” pungkasnya.

Ia menambahkan, akibat kejadian hari itu, dunia akan kekurangan informasi tentang apa yang terjadi di Gaza.

Dalam pernyataan terpisah, kantor berita Al Jazeera menuding pemerintah Israel mencoba “membungkam media yang menyaksikan, mendokumentasikan, dan melaporkan kebenaran tentang apa yang terjadi di Gaza.”

“Ini adalah kejahatan di antara serangkaian kejahatan yang dilakukan oleh tentara Israel di Jalur Gaza,” kata kepala kantor Al Jazeera Yerusalem Walid al-Omari.

Pasukan militer Israel telah mengkonfirmasi serangan itu dan menuding bahwa Hamas menggunakan gedung media itu sebagai tempat “perkumpulan intelijen”. Dengan demikian, Israel mengkaliam serangan itu adalah “target militer yang sah.” (ra/rt)

DISKUSI: