Sanaa,LiputanIslam.com-Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi al-Mashat telah memberi tahu para petinggi Sanaa terkait perundingan pekan lalu dengan delegasi Saudi yang dimediasi oleh Oman.
Menurut laporan kantor berita resmi Yaman, Saba, dalam pertemuan yang berlangsung di Sanaa itu al-Mashat menegaskan bahwa perundingan terkait sejumlah isu berjalan dengan lancar.
Sebuah delegasi resmi Saudi dan Oman tiba di Ibu Kota Yaman pada pekan lalu. Ini adalah lawatan pertama delegasi Saudi ke Sanaa setelah dimulainya agresi terhadap Yaman pada 2015. Agresi ini menimbulkan kerugian besar bagi rakyat negara tersebut. Perang ini menewaskan ratusan ribu warga Yaman serta mendatangkan kerugian senilai puluhan miliar dolar kepada ekonomi negara ini.
Al-Mashat mengumumkan bahwa putaran baru perundingan Sanaa-Riyadh akan dilangsungkan setelah Idulfitri.
“Jika Koalisi Saudi, juga AS, berniat untuk memulai kembali konfrontasi militer dan menghalang-halangi proses perdamaian, mereka harus tahu bahwa Yaman lebih unggul,”tegas al-Mashat.
Petinggi Ansharullah ini berterima kasih atas peran efektif Oman dalam mewujudkan perdamaian di Yaman. Ia juga mengucapkan selamat atas tibanya para tawanan Yaman dan menghendaki agar semua tawanan dibebaskan.
Pada Jumat lalu, media-media Yaman memberitakan tibanya pesawat pertama yang membawa 125 tawanan Yaman dari Aden ke bandara Sanaa. Proses pertukaran tawanan ini dikabarkan akan berlangsung selama 3 hari. (af/fars)