Ansharullah: AS Tak Ingin Gencatan Senjata Diperpanjang

0
213

Sanaa,LiputanIslam.com-Situasi gencatan senjata di Yaman saat dideskripsikan Ketua Dewan Tinggi Poltik Yaman, Mahdi al-Mashat sebagai sebuah bom waktu.

“Kita tidak berada dalam kondisi gencatan senjata, juga bukan perang. Kondisi bukan perdamaian bukan perang adalah buah dari perkembangan terakhir, yaitu ketika sebagian pihak di Koalisi Agresor menyimpulkan bahwa mereka sudah kalah,”kata al-Mashat, sebagaimana dikutip kantor berita resmi Yaman. Saba.

Ia menyatakan, ada sejumlah negara anggota di Koalisi Saudi-UEA yang mesti mengkaji ulang tindakan mereka.

“Kami mendukung negara-negara ini. Adapun AS memainkan peran kotor dan berbahaya dalam masalah gencatan senjata. Negara ini tidak ingin gencatan senjata diperpanjang,”tandas al-Mashat.

“Sebagian dari negara-negara agresor mendapatkan keuntungan dari agresi ini. Oleh karena itu, mereka berusaha membuat kondisi politik dan militer tetap memanas. Perundingan terkait gencatan senjata sudah sampai di tingkat sebuah kesepakatan yang bagus. Namun utusan AS melawat ke Kawasan dan menggagalkan upaya-upaya ini.”

Utusan AS, kata al-Mashat, berusaha mengesankan dirinya kepada media sebagai “merpati perdamaian,” namun tindakan-tindakannya di Kawasan menunjukkan bahwa dia lebih cocok disebut sebagai “burung hantu pembawa bencana.” (af/fars)

DISKUSI: