Sanaa,LiputanIslam.com-Juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengumumkan, agresor Saudi dan kroninya melanggar kesepakatan gencatan senjata Hudaydah sebanyak 505 kali dalam rentang 48 jam terakhir.

Yahya Sari’ dalam konferensi pers mengatakan,”Koalisi Saudi menghalang-halangi dijalankannya kesepakatan Stockholm.”

Dia meminta PBB dan utusan khususnya bersikap tegas untuk menindak pelanggaran agresor atas kesepakatan Stockholm, resolusi PBB, perjanjian gencatan senjata, dan kejahatan pembantaian warga sipil Yaman.

“Tentara Yaman berkomitmen pada perjanjian gencatan senjata. Namun kesabaran mereka ada batasnya. Jika musuh terus melanggar kesepakatan ini, kami akan memberikan balasan yang menyakitkan,”kata Sari’.

Menurutnya, koalisi Saudi telah menyerang perumahan dan ladang warga serta basis tentara Yaman di Hudaydah. Mereka menembakkan 10 rudal dan 205 peluru meriam serta senjata ringan dan sedang.

Jet-jet Saudi juga terbang di atas Hudaydah, Hays, al-Duraihami, dan al-Tahtaya dan melanggar gencatan senjata sebanyak 25 kali.

Sari’ menyatakan, jet tempur koalisi Saudi melakukan 20 kali serangan ke Kataf, 8 serangan ke al-Baqa’, 9 serangan ke Baqim, 2 serangan ke Sahhar, satu serangan ke al-Dhahir di provinsi Saada, 4 serangan ke Sufyan di provinsi Umran, satu serangan ke al-Ubaisah di Kashr, satu serangan ke Abs, satu serangan atas rumah dan ladang warga di Mustaba di Hajja, dan sebuah serangan salah sasaran atas basis antek mereka di gurun al-Ajashir di al-Jauf sehingga menewaskan dan melukai puluhan antek.

Sari’ juga melaporkan, pasukan Yaman sukses menghadang laju koalisi di Usair dan Jizan, serta menghancurkan kendaraan lapis baja mereka di perlintasan Alab, gurun al-Ajashir, dan al-Barah di Taaz. (af/alalam)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*