Angka Pengangguran di AS Capai 15 Juta

0
548

Warga AS di depan gedung Departemen Ketenagakerjaan New York State. AP/John Minchillo

Washington, LiputanIslam.com—Jumlah warga Amerika yang mencari tunjangan pengangguran mencapai angka 15 juta di tengah pandemi virus corona.

Negeri Paman Sam itu mencatat 5.250 juta klaim tunjangan pengangguran negara hingga 4 April lalu. Data ini dihimpun dari survei Reuters.

Berdasarkan data tersebut, klaim tunjangan pengangguran kumulatif mencapai lebih dari 15 juta sejak 21 Maret.

“Angka-angka suram ini menunjukkan pemecahan rekor dalam laporan pekerjaan pada bulan April,” kata kepala ekonom di S&P Global Ratings, Beth Ann Bovino.

Laporan klaim pengangguran dari Departemen Tenaga Kerja juga akan memperkuat perkiraan ekonom bahwa angka pengangguran akan mencapai 20 juta di bulan April.

“Amerika sekarang berada dalam resesi dan karena angkanya semakin tinggi, pertanyaannya adalah berapa lama AS bisa pulih,” lanjut Bovino.

Pada hari Jumat lalu, ketika pemerintah AS melaporkan 701.000 pengangguran, angka itu disebut-sebut lebih banyak sejak kejadian Resesi Hebat. Menurut kepala ekonom di Oxford Economics di New York, pasar tenaga kerja Amerika telah memasuki periode traumatis. Ia pun memperkirakan bahwa tingkat pengangguran akan melonjak hingga 14% pada bulan April.

Gubernur Maryland, Larry Hogan, menulis di Twitter pada hari Rabu (8/4) bahwa kantor ketenagakerjaan Maryland kewalahan dengan banjir pendaftaran untuk tunjangan pengangguran. Ia mengatakan, setiap dua jam terdapat sekitar 1.000 telepon pendaftaran. (ra/presstv)

 

DISKUSI: