Anggota Hizbullah Prediksi Kemunculan ‘Soleimani-Soleimani Lain’ dalam Satu Dekade Mendatang

0
151

Beirut,LiputanIslam.com-Dalam wawancara dengan kantor berita Fars dalam rangka peringatan gugurnya Jenderal Qassem Soleimani, seorang anggota Hizbullah, Bilal al-Laqis menyatakan,“Gugurnya Hajj Qassem menunjukkan kepada kalangan tua dan muda kita seberapa besar Barat dan sistemnya memusuhi kita. Mereka membenci segala hal yang oleh kita dianggap besar. Mereka tidak ingin kita memiliki pahlawan dan teladan mulia perlawanan. Barat ingin kita terpinggirkan dan hanya mengikuti mereka.”

“Syahid Qassem Soleimani telah memperkenalkan teladan. Hari ini kita melihat Iran bersiap untuk tahap yang di situ ia menjadi sebuah kutub dunia. Bangsa Iran tidak ingin hanya menjadi pengikut.”

“Bandingkan saja dia (Jenderal Soleimani) dengan para panglima Barat. Bangsa Iran dan Qassem Soleimani telah menunjukkan model untuk memiliki peran sebanyak mungkin dalam menyelamatkan bangsa-bangsa yang ditindas. Sebab itu, semua merasakan kehadiran agama di tengah bangsa Iran dan para pemimpinnya.”

“Dia adalah orang yang meringkas ketertindasan sekaligus kekuatan kita. Ia membangunkan bangsa-bangsa dan mengembalikan rasa percaya diri mereka. Ia mewujudkan keberanian melawan AS dan Israel di hati bangsa-bangsa. Ia menunjukkan bahwa kemenangan adalah milik Quds dan Palestina, berlawanan dengan sebagian orang yang berkata bahwa kepentingan nasional kita bertentangan dengan isu Palestina. Hajj Qassem telah mengungkap dusta kedigdayaan AS dan menggagalkan semua strateginya,” tutur al-Laqis.

Menurut analis politik Lebanon ini, Barat tidak menyangka bahwa seseorang dari luar tatanan dan paradigmanya bisa datang dan memilih jalan hidup lain kemudian berhasil melakukannya.

“Namun (Poros) Resistansi berhasil melakukannya bersama Hajj Qassem. Sekarang foto-fotonya terpampang di semua rumah. Dia telah menjadi Qassem Kedua. Menurut saya, kita akan melihat puluhan Soleimani lain dalam satu dekade mendatang. Syahadahnya adalah sesuatu yang membanggakan Iran dan Islam.”

“Sebagian pihak di Barat berusaha melemahkan tekad kita. Mereka mengarang cerita bahwa problem ekonomi kita disebabkan perlawanan dan dukungan terhadap faksi Perlawanan. Mereka berupaya menanamkan ide di benak rakyat agar mereka bimbang dan berkata bahwa problem kita adalah sesuatu yang dibawa Soleimani untuk kita. Musuh berusaha mengubah pemikiran perlawanan,”pungkas al-Laqis. (af/fars)

DISKUSI: