Andai Tentara Suriah Berada di Kawasan Kurdi, Turki Tidak Bisa Menyerang

0
83

Damaskus,LiputanIslam.com-Wakil menlu Suriah pada hari Kamis (10/10) mengecam keras Recep Tayib Erdogan (presiden Turki). Faisal Miqdad menegaskan, pemerintah Suriah akan melindungi semua warganya.

Dilansir dari stasiun televisi al-Mayadeen, Miqdad menyebut Erdogan sebagai “pembohong.” Menurutnya, presiden Turki terus berdusta sejak awal krisis Suriah dan harus diadili.

“Sejarah akan mengadili Erdogan, karena dia telah melakukan kejahatan terhadap bangsa Suriah. Dia telah membuka jalan bagi 170 ribu teroris yang membunuhi penduduk Suriah,”kata Miqdad.

Baca: Sekjen Hizbullah, Penelantaran Kurdi Suriah oleh AS Jadi Pelajaran bagi Yang Lain

Erdogan, kata Miqdad, menyokong kelompok teroris Jabhat al-Nusra. Ia menyatakan, nyaris tak ada kelompok teroris yang belum didukung oleh Ankara.

Wamenlu Suriah menegaskan, Damaskus melindungi semua warganya yang ingin kembali ke pelukan tanah air mereka.

“Andai tentara Suriah ada di kawasan Kurdi, pemerintah Turki tak akan bisa menyerang. Pemerintah Suriah siap berdialog dengan semua warganya. Namun, sejumlah pihak menolak dialog ini dan melapangkan jalan untuk invasi Turki. Tangan pemerintah Suriah terbuka untuk semua warganya, tapi kami tidak akan menerima dialog terkait separatisme,”tandasnya.

Miqdad menambahkan, saat ini hubungan Suriah dengan para sekutunya, termasuk Iran dan Rusia, telah meningkat. Dia menyebut Damaskus memercayai Moskow sepenuhnya. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Kurdi Suriah ‘Aminkan’ Seruan Rusia Mediasi Dialog dengan Damaskus

Ilusi Kekhalifahan Ottoman Seret Erdogan ke Perangkap AS

DISKUSI: