Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Analis: Kemerdekaan Arab Saudi Pertama Kali Diakui Oleh Uni Soviet

Published 06/10/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Potret peta Arab Saudi (sumber:google)

Riyadh,LiputanIslam.com—Kamis kemarin (5/10), rombongan Arab Saudi berkunjung ke Rusia. Kunjungan ini mengingatkan kita tentang bentangan hubungan mesra yang pernah terjadi antara Arab Saudi dan Rusia, bahkan Uni Soviet (cikal bakal negara Rusia) merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Arab Saudi yang waktu itu dipimpin oleh Raja Abdul Aziz. Keterangan ini disampaikan oleh Leonid Issaev, seorang penulis di media al-Jazeera, pada Rabu lalu (4/10). Memang aneh, kerajaan Saudi yang berdiri atas nama Islam waktu itu dapat “bermesraan” dengan Uni Soviet yang menganut paham sosialis-komunis.

Issaev mengatakan bahwa hubungan diplomatik antara Soviet dan Kerajaan Hijaz dan Nejd (Nama untuk negara Saudi sampai tahun 1932) sempat terjalin mesra, sebelum akhirnya pemimpin Soviet mengeksekusi mati seorang teman dekat Raja Saudi, karim Khakimov, yang waktu itu menjabat sebagai utusan Soviet untuk Arab Saudi pada tahun 1938.

“Hubungan antara kedua negara ini kembali membaik saat runtuhnya Uni Soviet dan terbentuknya Federasi Rusia pada 1991,” ucapnya dalam artikel yang diterbitkan oleh portal berita al-Jazeera tersebut. Selebihnya, Issaev mengungkapkan bahwa sekalipun Federasi Rusia telah terbentuk dan hubungan kedua negara telah membaik, Raja Saudi belum pernah melakukan kunjungan ke negara ini. Kunjungan yang tempo hari dilakukan adalah kunjungan pertama Raja Saudi ke Rusia.

Dalam kunjungan tersebut, kabarnya Raja Salman bin Abdul Aziz menandatangani perjanjian awal dengan pemerintah Rusia untuk pembelian sistem pertahanan udara tipe S-400 buatan Rusia. Sistem serupa, kemungkinan juga akan dibuat di Saudi.

Tak hanya itu, menurut laporan perusahaan industri militer Saudi, perjanjian ini antara lain juga akan membeli sistem Kornet-em anti tank, senapan Kalashnikov AK-103, serta menjamin “sistem teknologi” dan penyelenggaraan “program pelatihan” untuk Saudi. (Fd/al-Jazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account