Teheran,LiputanIslam.com-Angkatan Laut Iran pada Kamis 20 April ini memberitakan peringatan kepada kapal selam AS dan menyatakan, ”Kapal selam ini melaju senyap di bawah air dan mendekati Selat Hormuz, yang kemudian terlacak dan teridentifikasi oleh kapal selam buatan Iran ‘Fateh’. Fateh melakukan manuver dan memaksa kapal selam AS naik ke permukaan dan melintasi jalur Selat Hormuz di permukaan air.”
Menurut Angkatan Laut Iran, kapal selam AS itu telah mendekat ke arah perairan Iran. Sebab itu, peringatan diberikan dan kapal selam itu mengubah jalurnya di bawah pengawalan.
Menanggapi statemen Iran, Armada V AS di Bahrain mengklaim bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Melalui akun resmi Twitter-nya, Armada V mengaku bahwa kapal selam Florida tidak melintasi Selat Hormuz.
“Tuduhan ini menunjukkan lebih banyaknya informasi keliru dari Iran, yang membuat Kawasan tidak stabil. Armada V AS akan meneruskan aktivitas di tempat mana pun yang diizinkan hukum internasional,” imbuh Armada V dalam cuitannya.
Namun cuitan ini berlawanan dengan pengumuman yang disampaikan sendiri oleh AS beberapa waktu lalu. AS pada April ini mengumumkan bahwa kapal selam nuklir Florida berada di Timteng untuk mendukung Armada V. (af/fars)